31 Paket Dinas PUPR Kekurangan Volume, Pemkot Lubuklinggau Dirugikan Miliaran Rupiah

  • Whatsapp

LUBUKLINGGAU | LINGGAUUPDATE.COM – Sebanyak 31 infrastruktur dasar yang dianggarkan Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada tahun 2018, dinyatakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kekurangan Volume.

Kekurangan Volume pekerjaan atas pelaksanaan belanja modal jalan, irigasi dan jaringan pada Dinas PUPR Lubuklinggau sebesar 1,7 Miliar.

Diketahui, Pemerintah Kota Lubuklinggau pada TA 2018 menganggarkan Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan sebesar Rp180.521.386.300,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp127.461.601.491,25 atau sebesar 70,61% dari anggaran.

Dari anggaran tersebut diantara-Nya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) menganggarkan Belanja Modal Jalan, Irigasi dan Jaringan sebesar Rp135.254.081.300,00 dan telah direalisasikan sebesar Rp87.314.445.091,25 atau sebesar 64,56%.

Hasil pemeriksaan BPK secara uji petik atas pelaksanaan pekerjaan pada Dinas PUPR menunjukkan bahwa terdapat kekurangan volume pekerjaan sebesar Rp1.711.904.494,51.

Hal tersebut disebabkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kurang melakukan pengawasan dan pengendalian atas pekerjaan fisik di OPD-nya dan PPK, PPTK, Pengawas Lapangan, dan Panitia Penerima Hasil Pekerjaan tidak cermat dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang menjadi tanggung jawabnya.

Atas permasalahan tersebut Dinas PUPR baru melakukan penyetoran ke kas daerah dengan cara pemberian potongan langsung pada SP2D Nomor 900/1337/BKD/SP2D/2019 tanggal 13 Mei 2019 untuk CV YB sebesar Rp55.155.360,78 dan SP2D Nomor 900/1336/BKD/SP2D/2019 tanggal 13 Mei 2019 untuk CV RiB sebesar Rp57.225.300,99.

Hingga berita ini ditayangkan, Asril selaku Kepala Dinas PUPR Kota Lubuklinggau tidak dapat ditemui dan dihubungi untuk diwawancarai terkait permasalahan ini. (TIM)

Pos terkait