Ala Sillahturahmi “Mefta Jhoni” Di Periksa Jaksa

  • Whatsapp

MUSI RAWAS —Beralasan sillahturahmi, selama dua jam Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musi Rawas “Mefta Jhoni” di Periksa Penyidik Tindak Pidana Khusus atau Pidsus Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, Kamis (4/7/2019).

Didampingi Sekretarisnya, Alexsander. Kepala DPMD Musirawas, Senin(1/7) kedua pejabat ini terlihat memasuki ruangan Bidang Pidsus Kejaksaan Negeri Lubuklinggau. Sebagaimana diketahui kunjungan kedua pejabat ini diduga terkait salah satu kegiatan DPMD Musi Rawas yang tengah masuk ranah hukum.

Selain itu informasi yang dihimpun awak media dilapangan, kunjungan kedua Pejabat DPMD ke Kejaksaan Negeri Lubuklinggau terkait salah satu kegiatan yang tengah diselidiki APH. Hal ini juga dibenarkan salah satu Penyidik Kejaksaan yang minta nama nya jangan disebutkan.

Menurutnya, kunjungan tersebut bukanlah kunjungan biasa atau silahturami melainkan pemanggilan untuk dimintai keterangan terkait Kegiatan “Berkah” yang diduga dibebankan mengunakan Anggaran Dana Desa (ADD) atau Dana Desa (DD)

Pemanggilan itu dikarenakan adanya rekomendasi ASPIDSUS Kejaksaan Tinggi Sumsel kepada Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

“Penyidik lakukan pemanggilan kepada Kepala Dinas dan Sekretaris PMD untuk menindaklanjuti kasus limpahan dari Kejati Sumsel dan tidak menutup kemungkinan tim kami akan melakukan pendalaman lebih jauh lagi”, Ujar Penyidik.

Sementara masih dilokasi yang sama. Sejak pukul 13:10 WIB sampai dengan pukul 15:20 WIB, Meftha Jhoni mengakui saat dikonfirmasi awak media kedatangan nya bersama Alexander selaku seketaris hanya sebatas kunjungan saja.

“Tidak ada pungutan pada kegiatan PAPD-DBMPD. Nanti tanya sama Kades nya langsung atau ke Alexander selaku Sekretaris. Saya bertemu penyidik hanya untuk bersilaturahmi saja”, Kata Meftha sambil berlalu meninggalkan Kantor Kejari Lubuklinggau.

Diketahui Dinas PMD Kabupaten Musi Rawas menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Aparatur Pemerintah Desa Dalam Bidang Manajemen Pemerintahan Desa (PAPD-DBMPD) Tahun 2019. Anggarannya kegiatan diduga dibebankan kepada 199 Kepala Desa (Kades) melalui APBDes sebesar 7 juta rupiah (dana konsolidasi bersatu kita hebat (Berkah) sebesar 2 juta dan Akrab Desa sebesar 5 juta).

Kegiatan berlanjut secara estapet di 7 Kecamatan dimulai pada setiap Kamis di awal bulan mulai April sampai dengan Oktober 2019. Peserta PAPD-DBMPD Pemdes di ikuti oleh Kades, Perangkat Desa, BPD dan Ketua TP PKK Desa. Narasumber kegiatan antara lain Kepala Dinas PMD Musi Rawas dan pejabat lainnya. (TIM)

Pos terkait