Alokasi Tukin Di Nilai “Membengkak” Bisa Hambat Pembangunan Mura

  • Whatsapp

MUSI RAWAS | LINGGAUUPDATE.COM —AKIBAT besarnya anggaran alokasi Tunjangan Kinerja atau Tukin yang dinilai “Membengkak”, bisa menghambat Pembangunan di Kabupaten Musirawas. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Musirawas, Zulkfy Idris, Senin (19/8/2019).

Rencananya, mulai Oktober ini seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Musirawas akan menerima Insentip atau Tunjangan Kinerja, untuk saat ini Pemerintah Kabupaten Musirawas (Pemkab Mura) masih menunggu hasil Koordinasi dengan MENPAN (Menteri Peberdayaan Aparatur Negara Repormasi dan Birokrasi) karna dana yang kita alokasikan tidak sedikit, yaitu senilai Rp 1,10 milyar.

“Tukin ini, atas intruksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujar Zulkifly Idris.

Alokasi dana itu, didapat dari mengurangi dana hasil belanja pembangunan didaerah, tentu kita masih menunggu hasil analisa dan petunjuk dari MENPAN.

“Terkait, besarnya alokasi Tukin yang dianggarkan sudah pasti menghambat Pembangunan di Musirawas,”;ungkap Kepala Dinas BPKAD Musirawas. (Toding Sugara)

Pos terkait