Andrianto Aditama : “Suport Penegak Hukum Periksa PJ Kades, Zaini”

  • Whatsapp

LINGGAU UPDATE — DPMD Musirawas (Mura) mendukung penuh, dan meminta Penegak hukum melakukan penyelidikan kepada PJ Kades, Zaini, atas dugaan penyelewengan bantuan dana BLT-DD Desa Sumber Karya di Kec.Terawas, Kabupaten Musirawas (Mura).
Hal ini, disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Fasilitasi Perencanaan dan Pengelolaan Keuangan Desa, Andrianyo Aditama, di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Musirawas.

Bantuan langsung tunai dari dana desa atau BLT-DD harus disalurkan sesuai mekanisme untuk masyarakat tidak mampu,”Miskin”. Setahunya, penyaluran dana BLT dilapangan terkendala baik sebab tidak ada keluhan maupun laporan warga ke dia, apabila ada Oknum Kades berani berbuat curang tidak bagikan uang bantuan ke Masyarakat harus ditindak tegas.

“Bila benar, Zaini (PJ Kades) Terawas melakukan dugaan penyelewengan dana BLT-DD, itu harus ditindak”. Tegas, Andrianto Aditama, atas persoalan ini PJ Kades layak diberikan tindakan tegas oleh Aparat Penegak Hukum (APH).”Saya, mendukung penuh APH pemeriksaan, Zaini. Akuinya, kejadiaan ini serupa kasus Askari,” pinta Andrianto Aditama, Kamis (27/5/2021).

Diketahui, Zaini (PJ Kades) adalah Seketaris Camat (Sekcam) Kantor Kecamatan Terawas Mura, berulang kali dihubungi melalui sambungan selulernya tidak diangkat, begitu juga dikirim pesan sms sampai berita dilansir tidak dijawab.

Sisi, lain Disampaikan Inspektur Inspektorat Musirawas, Alexsander Akbar, kepada Media LinggauUpdate.Com, bahwa Penyaluran BLT-DD di Desa Sumber Karya, Kec. Terawas tahun anggaran 2020, saat itu Tim dari Inspektorat tidak dapat penuh melakukan pengawasan karena keterbatasan waktu.

“BLT Tahap I disalurkan (19 Mei), Tahap II dibagi tanggal (3 Juni) total penerima 60 Orang”. Sedangkan, jumlah penerima BLT-DD Tahap III dirinya tidak mengetahui, dia beralasan.”Karna, waktu tidak memungkinkan. Akuinya, sehingga penyaluran BLT-DD Tahap III 2020, tanpa ada monitoring dari Inspektorat,” terang Inspektur.
Total dana, tidak tersalurkan kepada masyarakat mencapai sekitar seratus juta lebih. (Toding Sugara)

Pos terkait