APBD-P Mura Terancam “Batal” Ketua DPRD Musirawas Tolak Tandatangan

  • Whatsapp

MUSI RAWAS | LINGGAUUPDATE.COM —Tahun 2019, untuk Anggaran Belanja Tambahan (ABT) pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan atau APBD-P, Kabupaten Musirawas. Terancam “Batal”, Pasalnya dalam rapat Paripurna kemarin, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musirawas, Yudi Fratama, menolak menandatangani Pengesahan APBD-P, Selasa (3/9/2019).

Hasil dari Rapat Paripurna, (Sabtu) kemarin, mengenai penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Musi Rawas terus mengalami penundaan. Penundaan itu lantaran belum ada titik temu, antara pihak Pemkab Musirawas dengan DPRD Musirawas.

Dikutip, melalui Pemberitaan yang dilansir oleh Media Online, Suararakyatdaerah.
“Alotnya pembahasan APBD-P, dikarenakan isi dalam usulan APBD-P yang diajukan Pemkab Musirawas ada yang salah dan tidak sesuai, perlu untuk dikoreksi kembali”. Terkait persolan ini, Ketua DPRD Musirawas, Yudi Fratama. “Saya berhak untuk tidak menandatangani, jadi Jangan asal menyalahkan. Nanti saya bongkar semua, apa isi usulan anggaran yang diusulkan dinas. Sebab Saya tidak ingin masuk penjara akibat asal tandatangan,” Tutup Yudi.

Persoalan ini kian memanas, hingga membuat Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Musirawas, Zulkifly Idris, mengatakan untuk Pembahasan evaluasi APBD Perubahan tidak menemukan kata putus.

“Saya, sangat kecewa dengan tindakan ketua DPRD Musi Rawas, Jika tidak ada kesepakan atau tidak disetujui oleh Ketua DPRD Musi Rawas. Saya akan ke Provinsi dan ke Kemendagri, untuk penyelesaian evaluasi APBD Perubahan ini” dengan wajah penuh kesal.

Sementara atas persolan tersebut, Sekretaris Daerah (SEKDA) Musirawas, EC Priscodesy, sewaktu hendak ditemui dikantornya sedang tidak berada ditempat.

“Pak Sekda sedang tidak dikantor, beliau sedang keluar,” ujar Staf Penjagaan lantai bawah Kantor Bupati Musirawas. (Toding Sugara

Pos terkait