Bambang : Sering Dipanggil APH,Semakin Memperluas Pergaulan

  • Whatsapp

MUSI RAWAS – Persoalan dijualnya 10 ekor ternak sapi oleh penggaduh atau peternak tanpa izin Dinas, Bambang Hariyadi, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Musi Rawas membantah melempar tanggung jawab.

Bambang beralibi, dijualnya 10 ternak sapi itu bukanlah di era jabatan nya lagi, sebelum Dinas berubah nama menjadi Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan.

Dikatakan nya, seluruh berkas atau dokumen terkait ternak sapi telah diserah dan diterima oleh Dinas Pertanian dan Peternakan yang kini dikomandoi oleh Tohirin selaku kepala Dinas.

“bukan saya melempar tanggung jawab, tapi persoalan itu bukan di zaman saya lagi, semuanya sudah saya serahkan kepada pihak peternakan,” Ujar Bambang kepada awak media. Senin (26/08).

Tak hanya itu, dengan alibi lupa, Bambang tidak dapat memberikan penjelasan ketika dipertanyakan jumlah dan pada tahun kapan ternak – ternak sapi tersebut disalurkan kepada peternak.

“nah, lupa saya kapan itu, silahkan tanya langsung saja dengan kabid peternakan nya, karena semua berkas sudah kami serahkan kesana,” Alibi Bambang.

Dilanjutkan lagi oleh Bambang, di saat penyaluran sapi tersebut bukan hanya dizaman dia saja, namun sudah lama sejak zaman Heriyanto menjabat Kepala Dinas Peternakan.

“siapapun kepala Dinas nya, baik pak Heriyanto, Bambang Heriyadi, dan pak Tohirin , kalau yang jual sapi petani, itu kesalahan petani, petani wajib membuat surat pernyataan diatas materai, tapi jika itu kesalahan Dinas maka saya siap bertanggung jawab,” Ucap nya.

Lanjut Kepala Dinas perikanan ini, bahwa dirinya siap kapan pun bila nanti nya ada laporan masuk ke pihak Aparat Penegak Hukum (APH) baik itu Kejaksaan maupun Kepolisian, memanggil dan memeriksa dirinya.

“sudah biasa dipanggil APH, saya banyak kenal, ya jadi biasa saja. Toh memperluas pergaulan saya juga, semakin banyak dipanggil semakin banyak juga saya kenal, mau di kejaksaan ataupun Tipikor, biasa aja saya,” tegas Bambang.

Diakhir pembicaraan Bambang mengungkapkan berdasarkan informasi yang dia terima pihak peternakan telah menyerahkan berkas laporan kepada Inspektorat, dan Bambang meminta kepada publik untuk bersabar menunggu tindak lanjut tersebut.

“pihak peternakan sudah menyerahkan kepada Inspektorat, jadi tunggu saja sehari sampai dua atau tiga hari ini kelanjutan nya,” tutup mantan Kepala Dinas Peternakan Musi Rawas.

(TIM)

Pos terkait