Belajar “Daring” PAUD di Mura, Telan Biaya Hampir Lima Milyar

  • Whatsapp


LINGGAU UPDATE — BERMODALKAN biaya untuk kouta internet, dan honor senilai Rp.4,8 milyar. Akhirnya, anak didik PAUD di Musirawas belajar daring.***


Dari 280 lembaga PAUD sebanyak 279 telah menerima dana Bantuan Operasional Pendidikan dengan total hampir senilai lima milyar, adapun peruntukan dana senilai itu digunakan untuk belajar daring anak didik PAUD atau menggunakan model interaktif berbasis internet.


“Karena, usia masih dini. Jadi, belajar daring tidak setiap hari”. Ungkap, Kasi Peserta Didik Bidang PAUD dan PNF, Yusmaniar, pengajuan dana tersebut berdasarkan proposal dan diajukan ke Kas daerah di PPKAD Musirawas dalam bentuk belanja hibah.”Peruntukan dana senilai Rp.4,8 milyar. Akuinya, beli kouta dan bayar honor pengajar (guru),” terang Yusmaniar.


Ditempat berbeda hari sama, Rabu (16/6/2020) salah satu Oknum Pegawai Disdik Musirawas nama tidak mau disebutkan saat dibincangi mengatakan. Setahu dia, ditahun 2020 di Musirawas tidak ada proses belajar dan mengajar dikarenakan Covid-19, apalagi untuk Pendidikan PAUD.


“Aneh, anak PAUD belajar daring”. Dijelaskan Oknum Disdik Mura dirinya sangat kaget dengan adanya anggaran sebesar itu.”Setahu saya, yang mengatur penuh soal Hibah PAUD itu benar Yusmaniar, beliau jarang melibatkan stap dibidangnya,” bebernya. (Toding Sugara)

Pos terkait