Belanja Excavator “Melenceng” Dari Perencanaan

  • Whatsapp

LINGGAU UPDATE — JUMLAH belanja alat berat berupa Excavator, senilai empat (4) milyar pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Musi Rawas (Mura), ”Melenceng”. Alias, tidak sesuai mekanisme perencanaan.

Pasalnya, dalam data Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020 di Dinas PUBM Mura telah mengalokasikan belanja pengadaan alat berat dengan volume sebanyak dua (2) unit, senilai Rp.4 milyar dan faktanya alat yang disediakan hanya satu (1) unit.

Menurut Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas PUMB Mura, Azhari, didampingi, Rio, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pengadaan tersebut diruang kerjanya, Kamis (25/3) menjelaskan. Penyediaan alat berat, sesuai kebutuhan dalam rencana belanja di DPUBM Mura sebanyak satu unit dan harga senilai Rp.4 milyar, dan Mekanisme pelaksanan E-katalog melalui pihak Ketiga yaitu PT. Sumber Logam Nusantara selaku Penyedia barang.

“Pelaksanaan, mulai September dengan realisasi 100 persen,” ujarya.

Diterangkan PPK, pengadaan alat berat ini berawal dari Dinas PUBM Mura melalui Hendra Gunawan (Mantan) Bupati Musi Rawas, mengajukan bantuan alat berat kepada Gubernur Sumsel, Herman Deru. Pengajuan bantuan disampaikan tertulis dalam Profosal tentang bantuan Alat berat (Excavator) spesifikasi Ampibius Long Am, Tipe SH-130, SE, sebanyak Satu unit senilai Rp.4 milyar.

“Pengajuan, itu direalisasikan Gubernur Sumsel dalam bentuk uang senilai Rp.4 milyar disalurkan ke Kas daerah (Kasda) Mura”. terangnya

Sambung dia, atas realisasi dana dari Herman Deru, akhirnya Dinas PUBM Mura dapat melakukan Pengadaan tersebut. “Pendanaan, alat berat bantuan Gubernur Sumsel dan Proses belanja di PUBM Mura,” terang Rio.

Sementara, dalam pelaksanaan belanja alat berat itu, Dikatakan, PPK tanpa mengunakan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

“Dalam, pengadaan itu tidak ada PPTK,” kata PPK kepada Media LinggauUpdate.com. (Toding Sugara)

Pos terkait