BPKP Hitung Kerugian Masker Tiga Milyar

  • Whatsapp

LINGGAU UPDATE — PROSES penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan masker senilai tiga milyar, sedang ditelaah Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Selatan.
Perkara kasus dugaan korupsi dana Covid-19 untuk pengadaan masker tahun anggaran 2020, dari Dinas Koperasi dan UKM (Diskop) Kabupaten Musi Rawas (Mura), senilai Rp.3 milyar ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Linggau sudah dilimpahkan ke pihak BPKP Sumsel. Diketahui, pelimpahan perkara ke BPKP untuk mencari data soal kerugian negara apakah ada kerugian.

“Benar, terkait perkara masker sudah dilimpahkan ke BPKP”. Untuk, kelanjutan penangan perkara masih menunggu hasil dari BPKP.”Untuk kerugian, itu menunggu hasil Audiet BPKP,” terang pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, Jum’at (23/4).

Perjalanan perkara ini, membuktikan kinerja Kejaksaan Negeri Lubuklinggau tidak berlarut-larut dalam penanganan korupsi belum setahun kasus sudah terang benderang.
Inilah, nama-nama sejumlah pihak berkaitan dengan pengadaan masker di Periksa oleh jaksa penyidik. Diantaranya, Kepala Diskop dan UKM Musirawas, Yamin Fabli, selaku Pengguna Anggaran (PA) merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), selain itu Reza, selaku Kabid UKM, serta Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Iznul.

Pihak dari Swasta, selaku pelaksana menyediakan barang tersebut turut diperiksa, dugaan sementara atas pelaksanaan masker terdapat Kemahalan harga,”Mark Up,” pembelian dasar untuk pembuatan masker.(*)

Pos terkait