BUMD Mura Sempurna Perseroda, Bakal Jadi “Benalu” APBD

  • Whatsapp

LINGGAUUPDATE.COM — BELUM beroperasi, dan baru sebatas uji coba BUMD PT. Mura Sempurna Perseroda (MSP) milik Pemerintah Musi Rawas (Mura), Gagal. Alias, tidak berhasil bahkan bisa menjadi “Benalu” untuk APBD.

Ini, diketahui oleh Komisi II Bidang Perkebunan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Rawas, saat inspeksi mendadak (Sidak) langsung Mesin Pabrik Sawit Mini Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. MSP, Perusahaan milik daerah Musi Rawas lokasi di Desa Lubuk Tua, Kecamatan Muara Kelingi, dalam sidak itu turut hadir Dirut BUMD PT.MSP, Andriyanto, beserta rombongan DPRD Mura.

Jas Karim, selaku Anggota DPRD Musi Rawas,
Kamis (21/1/2021) mengatakan dalam sidak itu banyak kejanggalan, terutama soal Pengadaan mesin pabrik sawit mini tidak sesuai Spesifikasi sehingga hasilnya sangat jauh dengan perjanjian, begitu juga Baut mesin semua sudah tidak ada dan Instilasi aliran listrik (Kabal) Mesin dipotong (Hilang) dan Selang mesin ditemukan dalam karung.

“Mesin jenset, itu bekas (Seken) dan Mesin untuk Pabrik Sawit juga tidak standar”. Lanjut dia, atas persoalan ini dirinya meminta Dirut BUMD PT. MSP untuk mengambil langkah hukum sebab masalah ini sudah tidak benar.”Saya, lihat ada niat kotor, dan Dirut segera melapor ke Polres,” saran Jas Karim.

Tidak sesuainya Pengadaan Mesin Pabrik Sawit Mini, itu Dirut BUMD PT. MSP, secepatnya untuk berkoordinasi ke pihak Rekanan agar menukar Mesin yang dibeli dari Palembang,

“Rekanan, seharusnya beli Mesin di Bogor, dan bukan dari Palembang”. Dikatakanya, sumber dana untuk Pengadaan mesin belum diketahui, dan Perjanjiaan kontrak BUMD PT. MSP masih menimbulkan kecurigaan.”Dikatakan, Dirut BUMD PT. MSP kepada Komisi II DPR Mura, sampai saat ini Pemkab Mura belum mengeluarkan modal ke BUMD,” terang, Jas Karim.

Sekretaris BUMD PT. MSP, sewaktu ditemuai dikantornya dan setelah mengetahui dirinya mau diwawancarai kepada awak media, Sekretaris beralasan tunggu sebentar sembari kebelakang, sesampai Dirut PT. MSP, Andriyanto, terlihat memasuki kantor juga tak kunjung tiba terkesan menghindar dari awak media.

“Maaf, pak tunggu bentar. Akui sekretaris, sisi lain itu bukan pak Dirut,” ucap Wanita Staf Penjaga di Bagian Meja depan Kantor BUMD PT. MSP. (Toding Sugara)

Pos terkait