Bupati Muratara : Belum Dapat Laporan

  • Whatsapp

MURATARA – Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H. Syarif Hidayat menyebutkan bahwa ia belum menerima laporan atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap belanja hibah barang yang dialokasi Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara pada tahun 2017. Jumat (10/05).

Diketahui berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK menyebutkan beberapa temuan terkait dengan belanja hibah barang yang diserahkan kepada pihak ketiga yang tidak mengacu pada ketentuan yang berlaku. Adanya temuan ini mengakibatkan pemberian hibah belum memenuhi prinsip akutabel dan berpotensi digunakan tidak sesuai dengan tujuan.

Sebagaimana dalam uraian LHP BPK bahwa Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Muratara mengalokasikan anggaran untuk belanja hibah barang kepada pihak ketiga sekitar Rp. 766 juta dengan realisasi sebesar Rp.676 juta.

Belanja ini meliputi pengadaan alat permainan edukatif dua item anggaran, pengadaan perlengkapan pojok baca, pengadaan meja dan kursi dan pengadaan sarana kursus.

DiantaraDiantara belanja barang untuk diserahkan kepada masyarakat atau pihak ketiga ini meliputi bantuan barang kepada sekolah TK, Bantuan PAUD dana lembaga kursus dan pelatihan.

Dari beberapa item belanja hibah tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan hanya untuk kegiatan pengadaan perlengkapan pojok baca yang dilengkapi dengan usulan kepada dinas selebihnya tidak ada.

Disamping itu juga dalam pemeriksaan dokumen pelaksanaan hibah ditemukan seluruh dokumen pertangungjawaban tidak dilengkapi dengan keputusan kepala daerah tetang daftar penetapan penerima hibah, Naskah Perjajian Hibah Daerah (NPHD) dan fakta Integritas bahwa bantuan hibah akan digunakan sebagaimana yang tercantum dalam NPHD.

” Dalam laporan pertanggungjawaban hanya dilengkapi dengan berita acara serah terima barang, ” sebagaimana uraian LHP BPK.

Melalui pesan singkat nya Bupati Muratara menyarakan untuk langsung bertanya kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, dan ia pun mengaku bahwa belum menerima laporan terkait hal ini.

“Ke kepala Diknas saja agar akurat apa yang dimintak, Saya belum dapat laporan nya.” Jawab nya singkat.

Disisi lain, Sukamto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara dan Yuli, Kabid Paud, tidak dapat dihubungi dan belum dapat ditemui hingga berita ini ditayangkan.

(TIM)

Pos terkait