Caleg Partai Gerindra Dapil 3 Gelar Aksi Di KPU Muratara

  • Whatsapp

MURATARA, – Pasca Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 Afril 2019 yang lalu, Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada dapil 3 Muratara, Nomor Urut 2 Muhamad Ali yang merasa di zolimi menggelar Unjuk rasa (Unras) atau aksi damai di depan gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (2/5)7

Aksi ini dilakukan karena adanya dugaaan pengelembungan suara yang di lakukan oleh oknum Paniti Pemilihan Kecamatan (PPK) Rawas Ulu sehingga merugikan pihak lain.

Muhamad Ali, saat aksi damai mengatakan, aksi ini adalah aksi damai tidak ada untuk anarkis, pihak ia hanya menyampaikan aspirasi terhadap pleno DA1 rekap PPK Rawas Ulu, di duga telah terjadi pengelembungan suara yang di lakukakan oleh oknum caleg sehingga merugikan caleg yang lain.

“Tujuan saya datang ke KPU menyampaikan serta melapor bahwa PPK Rawas Ulu di duga telah melakukan kecurangan terhadap hasil pleno, pada tanggal 23 Afril 2019 yang lalu saya suda melaporkan ke Bawaslu Kabupaten Muratara bahwa oknum PPK Rawas Ulu telah curang dengan cara memindahkan suara partai internal Gerindra ke salah satu celeg yaitu partai partao Gerindra nomer urut 1 dapil Rawas Ulu dan Ulu Rawas dan itu sudah di tidak lanjuti oleh bawaslu dan terbukti.”ungkap ia.

Di jelaskan Ali (Anggota DPRD Muratara), setelah melakukan kecurangan tersebut terbukti selanjutnya PPK Rawas Ulu dan oknum caleg mencari solusi lain untuk menambahkan suara, mereka bekerja sama dan mengambil suara-suara partai lain juga partai internal sendiri.

“Saya berharap kepada pihak KPU Muratara agar membuka kotak suara  atau merekap ulang berdasarkan C1 Halogram atau C1 pleno, apabilah aspirasi kami tidak di indahlan maka saya akan melakukan upaya hukum dan aksi damai secara beras-besaran, kemudian kepada petinggi partai Gerindra baik tingkat DPC, DPD, dan DPP agar bertindak tegas terhadap caleg yang mencurangi suara partai,” pinta ia.

Sementara ketua KPU Kabupaten Muratara Agus Mariyanto mengatakan, berdasarkan pengaduan saudara M Ali Caleg Pertai Gerindra nomer urut 2 di duga ada di beberapa tempat nanti akan di plenokan kembali di KPU Muratara, data saksi, Bawaslu dan KPU nanti akan di betuli, tidak ada yang perlu di persoalkan terlalu mendalam karena nanti ada mekanismenya.

“Setiap pleno berjenjang itu untuk memperbaiki kesalahan yang ada di bawah, jika terbukti nanti juga ada mekanismenya sendiri, kalau terbukti melanggar etik maka etik akan di tegakkan, kemudian jika melanggar pidana maka pidana juga akan di tegakkan, setiap yang berbuat konsekwensinya dengan tanggung jawab masing-masing,”katanya.

Lanjut Ketua KPU, KPU Muratara akan terbuka dan tegas, sampai saat ini yang melaporkan secara resmi hanya baru satu yaitu caleg partai Gerindra nomer urut 2 atas nama Muammad Ali.

 

(Rishudi)

Pos terkait