Catut TP4D Itu Masalah “Kecil”

  • Whatsapp

MUSIRAWAS | LINGGAUUPDATE.COM —TERNYATA Pencatutan nama besar TP4D atau Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah, itu Masalah “Kecil”. Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Inteljen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Lubuklinggau, Soemarlin Halomoan Ritonga, Selasa (15/10/2019).

Menurut Kasi Intel Kejari Lubuklinggau, persoalan atas pencatutan nama TP4D yang terpasang di Proyek Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), pada SMPN Karya Sakti, Kecamatan Muara Kelingi. Akui dia, sudah ditindaklanjuti dengan memberikan kesempatan untuk tidak mengulanginya.

“Pencatutan TP4D persoalan biasa, itu Masalah kecil”. Ditambahkan Kepala Seksi Inteljen, pencatutan tersebut juga dikarnakan ada.”Ketakutan terhadap teman…?,” Hanya saja dirinya tidak menjelaskan yang dimaksud.

Informasi dihimpun, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musirawas ditahun 2019, telah mengalokasikan dana sekitar Rp 450 juta, untuk Pembangunan Dua Ruang Kelas SMPN Karya Sakti beserta Perabotnya, dengan waktu pekerjaan selama 180 hari kalender, yang dikerjakan secara Swakelola.

Diketahui Disdik Musirawas, saat ini tengah dibidik pihak Kejaksaan Negeri Kota Lubuklinggau, untuk mengungkap dugaan atas kasus “Pemungutan” pada Kegiatan Bimtek Penguatan Kepala Sekolah tahun anggaran 2019, yang nilainya mencapai ratusan juta. (Darmawi/Toding)

Pos terkait