Diduga Kabid PAUD Disdik Muratara Meminta Fee 15 Persen

  • Whatsapp

MURATARA – Dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (Kabid PAUD) Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara Viral. (23/06)


Tundingan tersebut telah viral di akun Facebook Dedi Iskandar dengan postingan berupa hasil percakapan whatsapp berisi keluhan guru – guru se- Muratara yang meminta kepada Bupati Muratara untuk menindaklanjuti.

hasil percakapan whatsapp yang viral tersebut bertuliskan.


“Assalamualaikum, Kepada yang terhormat pak bupati Muratara. Mohon maaf pak, kami nak ngadu BOP Paud/TK sudah cair, bahwa setiap dana BOP yang cair kami diminta oleh ibu kabid Paud 15 persen. Kami berat pak ngasih 15 persen. Duit lah dikit dipotong.”


Tak hanya itu didalam percakapan tersebut dijelaskan bahwasanya, dana Rencana Kerja Anggaran Sekolah (RKAS) diminta sebesar Rp350.000. Kemudian setiap tiga bulan sekali dana insentif cair, setiap pengumpulan SPJ insentif setor Rp50 hingga Rp70 Ribu/orang. Dengan ancaman jika tidak ngasih tidak akan diurus dan tidak dapat lagi.

Sementara Yuli yang diketahui selaku Kabid PAUD Dinas Pendidikan Muratara saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler oleh wartawan, menolak untuk diwawancarai.

“datang ke kantor saja,” Ujarnya.

Terpisah, setali tiga uang Sukamto selaku Kepala Dinas Pendidikan Muratara enggan memberikan komentar.

“Kalau masalah PAUD ke Kabid nya saja yang lebih tahu,” Kata Sukamto.

Kini hasil percakapan keluhan guru-guru se-Muratara itu telah beredar dan Viral.

(Ps)

Pos terkait