Diduga Uang Bonus Atlet Di “Sunat”

  • Whatsapp

MUSI RAWAS | LINGGAUUPDATE.COM —
WOWWW !!! Lebih dari Satu milyar, uang bonus atlet yang dianggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Musi Rawas, diduga jadi ajang “Bancakan” Oknum Dispora Mura.

Dari dana Rp 1,145 milyar, yang bersumber dari APBD Perubahan tahun 2019, terdapat Uang bonus untuk diberikan kepada Atlet, yang masuk dalam kegiatan Pemberian penghargaan bagi insan olahraga yang berdedikasi dan berprestasi di Musi Rawas.

Diketahui, uang itu diberikan kepada Peserta Atlet yang mengikuti pertandingan kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi (PROPOV) Sumatera selatan ke XII Tahun 2019 di Kota Prabumulih, sebagai Bonus Juara. untuk Pembagian uang bonus dilakukan non tunai atau melalui transfer ke rekening Bank atas nama Atlet yang menjadi juara.

Seperti kontingen Bulutangkis Musi Rawas (Mura) yang berhasil mendapatkan juara umum. Dengan perolehan 4 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu ,menerima bonus sebesar Rp 92.500.000,00- untuk berbagai regu.

Bedasarkan keterangan sumber dari salah satu Atlet kepada Media linggauupdate.com mengatakan, Terkait pembagian uang bonus yang diberikan Dispora Musi Rawas, jumlahnya bervariasi mulai dari Rp 11 juta, sampai Rp 7 juta. Lanjutnya, Pemberian bonus dibayar bukan melalui Dispora Musi Rawas, melainkan oficial yang membagi uang tersebut.

“Bonus Saya dipotong RP 1 juta, seharusnyo terima Rp 8 juta”, akui salah satu sumber.

Salahsatu atlet yang juga enggan disebut namanya menyatakan pembagian bonus ini diduga adanya indikasi kerjasama antara Oknum Dispora dengan Oficial Bulutangkis, sehingga pencairan Bonus Atlet tidak ke Rekening milik atlet yang semestinya menerima.

“Hingga saat ini, bonus aku belum diberikan oleh oficial, padahal bonus itu sudah ditransfer oleh pihak dispora ke rekening anak oficial”,ungkapnya


Kepala Bidang (Kabid) Olahraga di Dinas Pemuda dan Olahraga Musi Rawas, Uteb, sewaktu ditemui hendak dikantornya untuk di Wawancarai, Kamis (2/1) 2020, sedang tidak berada ditempat.

“Pak Uteb, sedang tidak ada, beliau lagi Dinas Luar (DL)”, ujar Staf Penjagaan meja depan. (TIM)

Pos terkait