Drivel Ojol Linggau Merasa ‘Kena Prank’, Sembako Hanya Berisi Mie 4 Bungkus

  • Whatsapp
  1.  

LUBUKLINGGAU— Driver ojek online (Ojol) Grab di Kota Lubuklinggau merasa kena prank dari perusahaan ojek online tersebut, sebab dari berita di media mereka akan diberikan sembako, namun ternyata hanya mie instan 4 bungkus.

Dikutip disalah satu media, perusahaan Grab akan memberikan 150 paket sembako untuk Driver terdampak Covid 19. Mereka hanya perlu datang bergantian dan akan diberikan sembako berupa mie instan, beras, minyak goreng dan masker bertahap mulai Senin sampai Kamis ( 5-7 Mei 2020).

Namun, berdasarkan curhat salah seorang driver Ojol di facebook @Hil Man. Dia hanya mendapatkan mie instan 4 bungkus.
“4 bungkus Mie Instan apo pantes disebut sembako? Catet yoo : Pembagian nyo pun cuma untuk yg ado komunitas, yg single fighter/tanpa komunitas dak dapet”tulis Hil Man.

Positngan ini sontak mendapat berbagai komentar warganet, “Mau pencitraan mngkn kak” tulis Ryo Pasha Qrhens, lebih sadis lagi komentar Herman Jaya “Emang setan nian admin linggau ne klo la makan kotoran pulo”.

“Bantuan cuman 10rb rupiah …. Sekali masalk abez..”timpal Nugraha Tata.

Komentarpun berlanjut dari sejumlah nettizen “Ayo mano yg kemaren sok ngebela GRAB dan SEMBAKONYO…Yg cak kepintaran melebihi dosen dan ustad…tu baco..masok dak d utak kau…indomie 4bgks kau sangka sembako”tulis indra Linggau.

“kmi be dri group ojol pasar be idak ado yank dpat..jngnkan mie 4 bunkus kentut nyo bae idak di lpasinnyo..ya udah kmi legowo bae..mnkin kmi di anggap anak tiri oleh grab..pdahal mlam hujan2 ngmpul kk,”timpal Riki Casanova


Sebelumnya, Salah seorang Staf kantor Grab Lubuklinggau, Robert Gautama mengatakan program pembagian sembako didistribusikan untuk lima komunitas driver ojek online (ojol).

Hingga berita ini diterbitkan pihak Grab Lubuklinggau belum dapat dihubungi untuk memberikan klarifikasi dari persoalan tersebut. (fradez)

 

Pos terkait