Gedung Laboraturim Dinkes Mura Wajib Rehab

  • Whatsapp

MUSIRAWAS | LINGGAUUPDATE.COM —Agar Standar Nasional Indonesia atau SNI, sehingga Gedung laboraturium milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera selatan wajib dilakukan rehab berat. Hal ini diungkapkan oleh Rudi, selaku Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK, Kamis (17/10/2019).

Dijelaskan PPK, gedung laboraturim Dinkes Mura yang lama, mulai dari Dinding hingga lainya semuanya dilakukan pembongkaran sebanyak 75 persen. Pembongkaran itu untuk dilakukan peningkatan, dan Penambahan luas gedung laboraturium agar bertambah besar supaya sesuai SNI sebab gedung yang lama sudah tidak sesui lagi.

“Agar sesuai SNI, gedung Laboraturium milik Dinkes Musirawas wajib direhab berat,” kata Rudi.

Lanjut dia, untuk item bagian dalam gedung laboraturium, mulai dari Kusen jendela, Daun jendela dan seluruh Pekerjaan pintu semuanya diganti yang baru. Sedangkan bagian dinding gedung hampir 70 persen mengunakan dinding yang baru, sedangakan Pekerjaan pemasangan rangka baja dan atap itu dirubah total dan semuanya diganti baru.

“Semua atap dan pemasangan rangka baja, itu diganti yang baru”. Sedangkan untuk pencairan sampai saat ini, baru dibayar Satu persen.”Kemungkinan renanan banyak modal,” kata PPK.

Sebelumnya, disampaikan PPTK atau Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, Iwan. Mengatakan, sebelum dilakukan rehab berat dan ringan untuk gedung yang lama itu dibongkar habis.

“Persoalan item pekerjaan yang diganti, silahkan tanya pada pihak Rekanan sebab Paket tersebut dilelang,” ungkap, PPTK.

Diketahui ditahun 2019, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musirawas, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) telah Mengalokasikan dana sekitar Rp 985 juta, untuk Pekerjaan Pembangunan Gedung Laboratorium, yang dikerjakan oleh CV. Jaya Karya Mandiri, selaku Pemenang lelang. (Darmawi)

Pos terkait