Infrastruktur Jalan Masih Jadi Fokus Pembangunan Era Kepemimpinan H2G

  • Whatsapp

LINGGAUUPDATE.COM — Pembangunan infrastruktur jalan masih jadi fokus pembangunan era kepemimpinan H.Hendra Gunawan sebagai Bupati Kabupaten Musi Rawas (Mura).
Hal ini dibuktikan dengan terus ditingkatkannya pembangunan infrastruktur jalan yang melintasi 3 desa di daerah Trans Mandala, yakni desa Rejosari, desa Mekarsari dan desa Campursari, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Menurut Nardi, (36) Salah seorang warga desa Mekarsari, mengapresiasi kerja nyata pemerintah kabupaten Musi Rawas dibawah kepemimpinan Bupati H2G serta mengucapkan terima kasih atas pembangunan jalan menuju desanya.
Diceritakannya, berkisar tahun 2003-2004 jalan menuju desanya rusak sangat parah. Puluhan tahun dirinya merasakan kondisi jalan tanah tersebut. Parahnya lagi, saat musim hujan jalannya berlumpur sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.

“Dulu kalau dari kota mau pulang ke desa butuh waktu seharian. Kalau musim hujan, mobil pasti akan terendam lumpur”, kenangnya

Sementara Mujiono, warga desa Rejosari, mengatakan sudah beberapa kali Kabupaten Musirawas berganti Bupati, namun jalan itu belum juga tersentuh pembangunan.

“Alhamdulillah dimasa kepemimpinan Bupati Hendra Gunawan sekarang ini, jalan kami dibangun dan diperbaiki secara maksimal”, ucapnya dengan rasa syukur.

Dengan adanya pembangunan jalan tersebut, tentu dirinya merasa senang. Dia mengucapkan terima kasih pada pemerintah kabupaten Musirawas. Dia berharap, pembangunan jalan di desanya bisa berlanjut”, harapnya.

Sementara itu, salah pihak rekanan, Idil, mengatakan, pihaknya akan terus berupaya menyelasaikan pembangunan jalan sepanjang 3.380 meter tepat waktu dan tentu dengan tidak mengabaikan kualitas pembangunan kegiatan yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ini.

“Sesuai dengan masa kontrak kerja selama tujuh bulan, kami pastikan akhir bulan November nanti jalan ini rampung dikerjakan dan dapat digunakan oleh masyarakat desa”, demikian tandasnya.(TimLU)

Pos terkait