Ini Kinerja Kejari Lubuklinggau Tahun 2019

  • Whatsapp

LINGGAUUPDATE.COM—-Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau telah menangani 800 perkara pidana umum selama tahun 2019. Jumlah tersebut lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

“Penanganan perkara masuk dari Januari sampai dengan Desemeber 2019 ada 800 perkara masuk ke Pidum,” kata Kepala Kejari Lubuklinggau Hj.Zairida SH, M.Hum didampingi Kasi Inteligen Ritonga SH.MH, Kasi Datun M Halim dan Kasi BB Feri Junaidi saat pres riliesnya , Senin (30/12/2019).

Dan jumlah ini tentunya, lebih besar dari pada tahun 2018.  untuk kasus pembunuhan  sendiri ditahun ini Jaksa sudah menyidangkan 10 perkara kasus pembunuhan.

Sedangkan kata Zairida, dari bidang Pidana Khusus (Pidsus) selama tahun 2019 Kejaksaan telah menangani kasus diantara lima penyelidikan, tiga sudah penyidikan dan lima perkara sudah dilakukan penuntutan.

Dari jumlah tersebut, dua perkara melakukan upaya hukum Kasasi dan dua perkara sudah Inkrah. Untuk penyelamatan uang Negara Kejari telah menyelamatkan sekitar kurang lebih Rp800 juta.

Sementara itu adapun Evaluasi Kejaksaan Negeri Lubuklinggau pada tahun 2019, melalui beberapa program baik dari dukungan Manajemen dan juga pelaksanaan teknis lainnya.

Untuk di bidang pembinaan dan program pedidikan pengamanan dan pengalangan bidang Intelijen. Kemudian program penyelesaian perkara pidum dan pidsus, datun dan barang bukti.

“Kemarin kami telah menerima penghargaan terbaik umum satu se-Sumsel dalam inpeksi tehnik dan inovasi,”ungkap ia.

Ditambah lagi piagam terbaik tiga untuk bidang Datun, piagam terbaik dua dalam pengahargaan untuk inpeksi teknis dalam penyelesaian Barang Bukti

Di bidang Pidsus mendapat piagam terbaik satu penghargaan Adminitrasi dan Ekonomi.

Dibidang Intelijen mendapatkan piagam Terbaik Satu dalam pelaksanaan inspeksi umum dan pemantauan pada kejaksaan negeri diwilayah Kejaksaan Tinggu Sumatera Selatan Tahun 2019 , Penilaian Administrasi ,Teknis dan Inovasi (Program Kerja Pemeriksaan   Bidang Inteligen)

Zairida mengungkapkan, jika kejaksaan pada tanggal 8 Juni 2019 kemarin, menerima penghargaan dalam rangka pengawasan Pemilu serentak dari KPU sumsel.

Juga telah mendapat penghargaan dalam dukungan peningkatan kepatuhan Peserta BPJS dan mendapat peringkat satu.

“Ada enam penghargaan di tahun 2019, selain itu kita juga telah mendapatkan kepercayaan MUI,”ujarnya.

Lanjut Zairida, ditahun 2019 Kejaksaan melakukan penjualan barang hasil rampasan, juga hasil sewa dan  mendapat uang Rp1,2 milyar.

“Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) ditahun 2019 telah mengawal 26 pembangunan dengan total anggara Rp290 Milyar,”pungkasnya

(pgt)

Pos terkait