Isi Perjanjian Kerja Sama Di Tiga Bank ‘Janggal’

  • Whatsapp

MUSI RAWAS — KESEPAKATAN Penyaluran uang daerah (Deposit) antara Pemkab Musi Rawas (Mura), dengan Tiga Bank terkesan,”Janggal”.***

Pasalnya, isi Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Tiga Bank, yaitu BNI, BRI dan Bank Mandiri. Ternyata, belum ada mekanisme maupun laporan untuk direkonsiliasi, sedangkan Transaksi penerimaan dan pengeluaran untuk Kas Daerah juga belum tertib sehingga membuat proses pengecekan di Bidang Akutansi tertunda, Minggu (27/12/2020).

Sisi lain, beberapa hal ditemukan tidak sesuai dalam isi Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Bank, terhadap rekening penampung uang daerah dan Tidak terdapat pelaporan transaksi di Kasda.

Hal ini, diketahui dari Resume hasil Pemeriksaan atas Sistem Pengendalian Intern pada Laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) nomor: 14.C/ LHP/XVIII.PLG/04/2020 ter Tanggal 8 April 2020.

Permasalahan, ini mengakibatkan kekurangan atas penerimaan bunga tabungan. Selain, itu Kebijakan manajemen kas ditahun 2019 tidak ada penjelasan, dan berpengaruh pada saldo kas setelah tanggal neraca atau berakibat dengan hukum.

Kondisi tersebut, tidak sesuai dengan Peraturan
Pemerintah (PP) Nomor 58 Tahun 2005, tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Sementara, dari masalahan ini mengakibatkan terbuka peluang
penyalahgunaan keuangan daerah atas rekening milik Pemkab Mura.

Rekomendasi BPK, kepada Kepala BPKA Musi Rawas agar mereviu kembali isi Perjanjian (PKS) dengan pihak Bank. Terkait, tidak adanya poin secara rinci merinci mengenai transaksi Kas
Daerah.

Sebelumnya, diterangkan, Zulkifly Idris, selaku Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Mura kepada Media Online LinggauUpdate.com, (20/12). Mengatakan, total nilai deposit di Tiga Bank (BNI, BRI, dan Mandiri) itu Hampir Rp 200 Milyar untuk penyaluran uang tersebut secara bertahap.

“Bunga, dari Tiga Bank. Akuinya, dikali 6 persen atau lebih dari Rp 10 Milyar, itu Pendapatan dan langsung masuk ke Kas Daerah,” katanya.

Lanjut dia, penyaluran itu sesuai Undang-undang, begitu juga Bunga depositu diterima setiap bulan.

“Surat (PKS) di Tiga Bank, disepakati melalui Bendahara Umum Daerah (BUD),” ujar Kepala BPPKAD Musi Rawas. (Toding Sugara)

Pos terkait