Jaksa Pidsus, Bidik Tiga Komisioner Bawaslu Muratara

  • Whatsapp

LINGGAU UPDATE — PENYIDIK Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, tengah membidik adanya dugaan korupsi dalam pengelolaan belanja hibah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muratara tabun anggaran 2020, sekitar delapan milyar lebih.

Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau, Wily Adhe Chaidir, melalui Kasi Pidsus, Yuriza Antoni, Rabu (4/8) diruang kerjanya membenarkan adanya pemanggilan terhadap sejumlah mantan Komisaris Sekretaris (Komisioner) Bawaslu Muratara untuk dimintai keterangan. Lanjut dia, nama-nama diperiksa yakni Tirta, Hendrik dan untuk esok hari Pak Aceng, juga turut diperiksa.

“Benar, dua dari tiga komisioner sudah diperiksa”. Ungkap Kasi Pidsus, sejauh ini siapa pun Oknum terlibat dengan dana hibah Bawaslu Muratara yang tidak ada pertanggungjawaban senilai hampir Rp 8 milyar itu akan diundang semua.”Termasuk, Ketua Bawaslu dan Bendahara sudah dijadwal untuk diperiksa,” tegas Yuriza Antoni. (Toding Sugara)

 

Pos terkait