Kabid GTK Disdik Musi Rawas Kembali Diperiksa ,LPPKS Mangkir

  • Whatsapp

MUSI RAWAS – Tahap demi tahap pengukapan kasus dugaan pungutan yang terjadi di kegiatan penguatan kepala sekolah oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas, terus digenjot tim Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau.

Untuk yang kedua kalinya Rifa’i, Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Musi Rawas kembali Penuhi Panggilan dan dimintai keterangan atas keterkaitan nya di kegiatan tersebut. Selasa (28/05).

M. Iqbal, Kasi Pidsus membenarkan Rifai kembali dipanggil dan pemanggilan ini tidak hanya Kabid GTK namun Kejari Lubuklinggau juga memanggil Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Provinsi Sumatera Selatan.

“Hari ini kita kembali periksa Rifai dan LPPKS, tapi LPPKS nya tidak datang (Mangkir).” Ujar M. Iqbal diruangan nya.

Kasus yang kini telah berada diatas meja penyidik tersebut telah menyeret banyak pihak, mulai dari Kepala Sekolah, Kabid, mantan Kabid hingga Plt Kepala Dinas ikut dipanggil oleh Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

Seperti Diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun, pungutan sebesar 3 juta/Kepala Sekolah yang berjumlah 283 orang merupakan atas inisiasi Kabid GTK dengan alasan kurang nya anggaran.

Irwan Evendi, selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas menjelaskan Pelaksanaan Diklat ini guna memenuhi persyaratan dari Permendikbud No. 06 Tahun 2018 tentang persyaratan kepala sekolah, yang wajib dilaksanakan April 2019.

“Kepala sekolah harus sertifikasi, memiliki sertifikat dan memiliki Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS) dari Lembaga Pembinaan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS).

(TIM)

Pos terkait