Kabid GTK “Pasang Badan” Status Kasus Di Tingkatkan

  • Whatsapp

MUSI RAWAS | LINGGAUUPDATE.COM —TERKAIT pungutan dana untuk keperluan Bimtek Penguatan Kepala Sekolah tahun 2019, yang dilkukan oknum Dinas Pendidikan (Disdik), Kabupaten Musirawas, berjumlah sekitar Rp 800 juta. Kepala Bidang Guru Tenaga Kerja, atau Kabid GTK Disdik Musirawas, Rifai, sampai saat ini terlihat “Pasang badan” hingga Status kasus tersebut ditingkatkan ke Penyidikan, Rabu (24/7/2019).

Pantauan dilapangan, Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, terkait persolan ini diketahui sudah berulang kali melakukan pemeriksaan kepada Kabid GTK, namun dalam pemeriksaan itu sepertinya Kabid GTK terlihat masih “Pasang badan”. Selain itu Tim Penyidik Pidsus, juga melakukan pemeriksaan terhadap PLT Kepala Disdik Musirawas, Irwan Effendi, beserta beberapa oknum Kepala Sekolah sebagai pemberi dana.

Selain itu, pihak Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, juga sudah berulang kali melayangkan surat kepada Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah atau LP2KS, yang bertindak selaku Rekanan pemberi materi sertifikasi dalam kegiatan Bimtek Penguatan Kepala Sekolah, guna untuk di Klarivikasi hanya saja sampai sekarang pihak LP2KS belum memenuhi panggilan tersebut, alias Mangkir.

Dalam pres release, Senin (22) kemarin, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Lubuklinggau, Zairida, di hadapan awak media mengatakan. Sejauh ini pihaknya masih mendalami permasalahan tersebut, guna mengungkap kebenaranya.

“Kita masih full baket, untuk sementara ini statusnya kita tingkatkan ke Penyidikan,” pungkasnya.

Ditahun 2019, melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Dinas Pendidikan Kabupaten Musirawas telah mengalokasikan dana sekitar Rp 750 Juta, untuk Kegiatan Bimtek Penguatan Kepala Sekolah, dengan jumlah peserta sebanyak 282 calon Kepala Sekolah. Sedangkan dalam pelaksanaanya setiap peserta yang mengikuti Bimtek tersebut, dipungut biaya sebesar Rp 3 juta, per orang dengan dalih minimnya anggaran. (Tim)

Pos terkait