Kejari Lubuklinggau Berhasil Tagih Tunggakan BPJS Kesehatan 8 Perusahaan

  • Whatsapp

LINGGAUUPDATE.COM — Kegiatan penandatanganan MoU antara Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau, berlangsung lancar diruang aula kejari, Rabu (02/09/2020).

Hadir pada kegiatan tersebut, Kepala BPJS Kesehatan kantor cabang Lubuklinggau, Hary Nurdiansyah, Kajari Lubuklinggau Willy Ade Chaidir, Kasi Datun A Halim, Kasi Intel Aan Tomo, Kasi Pidsus Yuriza Antoni ,Kasi BB Eben serta Jaksa Datun Kejari Lubuklinggau dan tamu undangan lainnya.

“Kegiatan MoU dilakukan agar badan usaha patuh dalam pemenuhan hak pekerja, berupa hak dasar yakni terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional- Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Harapannya kerjasama ini bisa meningkatkan kepatuhan badan usaha untuk membayarkan iuran dan cakupan kepesertaan pekerja pada badan usaha dapat lebih optimal, kata Kepala BPJS Lubuklinggau, Hary Nurdiansyah.

Kerjasama ini merupakan lanjutan dari sebelumnya, antara BPJS Kesehatan dengan kejari bidang Perdata Tata Usaha Negara (Datun). Jaksa Pengacara Negara (JPN) dari Kejaksaan Negeri Lubuklinggau (Kejari), berhasil menagih tunggakan BPJS Kesehatan badan usaha senilai Rp.208.544.808, dari 8 Surat Kuasa Khusus (SKK) yang dilimpahkan.

Kajari Lubuklinggau Willy Ade Cahidir didampingi Kasi Datun A Halim mengatakan, Hasil evaluasi tunggakan BPJS Kesehatan yang tertagih sebesar 98 persen.

“Kita dapat menarik tagihan kepada peserta. merupakan angka yang cukup signifikan untuk pemasukan BPJS Kesehatan Lubuklinggau,” kata Kajari Lubuklinggau.(*)

Pos terkait