Kejari Lubuklinggau Pantau Dana Covid-19

  • Whatsapp

LUBUKLINGGAU — KEJAKSAAN Negeri (Kejari)  Lubuklinggau, memastikan pemantauan ketat terhadap pengunaan dana penanggulangan virus corona (Covid-19). Oknum nakal yang mencari keuntungan di tengah pandemi, siap-siap mendekam di penjara, Kamis (11/6).

Kepala Kejari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir, melalui Kepala Seksi Inteljen (Kasi Intel)
Aan Tomo, didampingi Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha (Kasi Datun),  A Halim mengatakan pihaknya siap mengawal anggaran APBD Tahun 2020 untuk membiayai kegiatan pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan Covid-19. Jaksa akan melakukan pendampingan dan pemantauan serta pengawasan.

“Sesuai Instruksi Presiden Nomor 4 tanggal 20 Maret 2020 tentang Refocussing Kegiatan, jaksa sebagai pengacara negara turut mendukung pemerintah untuk percepatan penanganan virus corona,” terangnya.

Lebih lanjut, Aan Tomo menyebut ada juga Instruksi Jaksa Agung RI Nomor 5 tahun 2020 tentang kebijakan pelaksanaan tugas dan penanganan perkara selama masa pencegahan peyebaran virus corona di lingkungan kejaksaan RI.

“Jadi intinya kejaksaan akan melakukan pencegahan agar dana yang akan digunakan tepat sasaran. Bansos kepada masyarakat kita tetap akan mengawasi itu agar tidak salah digunakan,” tegas dia.

Diketahui, Pemerintah Kota Lubuk Linggau telah mengalokasi dana covid -19 Rp 12,2 milyar, untuk Pendistribusian sembako pada 8 Kecamatan di Kota Lubuklinggau, adapun total pengeluaran dana sekitar Rp 11,8 milyar, yang dengan sisa saldo Rp 847 ribu, serta ada juga pendistribusian ke pihak lain.

“Kami, juga masih menunggu dan berharap pihak Pemkab Muratara, serta Pemkab Musi Rawas secepatnya menyampaikan data penyaluran dana covid -19 yang telah ada”, pungkasnya. (Toding Sugara)

Pos terkait