Kejati Sumsel ‘Bidik’ CV.Marinka

  • Whatsapp

LINGGAUUPDATE.COM — KEJAKSAAN Tinggi (Kejati) Sumatera selatan (Sumsel), saat ini tengah mempersiapkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik).Terhadap, pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek rehab irigasi D.I Air Deras di Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang dikerjakan oleh CV. Marinka, Senin (27/7).

Hal tersebut, diutarakan oleh Oknum penyidik Kejaksaan yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan. Tidak lama lagi, dirinya bersama tim penyidik di Kejati Sumsel akan melakukan pemanggilan kepada pihak yang terlibat pada Proyek tersebut.

“Sprindik, untuk proyek rehab irigasi yang dikerjakan CV. Marinka, sudah keluar dan tinggal pemeriksaan,” ujarnya.

Lansiran edisi sebelumnya, sebagimana diketahui terkait proyek tersebut, pihak Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumsel, Hendri Jumerson, telah mencatut nama baik insitusi Kejaksaan yang mengatakan, dirinya telah mengurus masalah ini kepada Mantan Asisten Tindak Pidana Khusus (Adpidsus).

“Masalah, di Kejati Sumsel. Diakui, Hendri Jumerson, sudah diurus dia kepada pak RM”. Pernyataan ini, dibantah keras oleh Mantan Adpisus Kejati Sumsel, RM.”Ocehan, itu tidak benar dan abaikan saja,” ungkapnya.

Diketahui, alokasi dana untuk proyek rehab irigasi itu dianggarkan sebesar Rp.9 milyar melalui APBD tahun anggaran 2019 pada Dinas PSDA Provinsi Sumsel dan dikerjakan oleh CV. Marinka, dengan nilai kontrak sebesar Rp.8,9 milyar.

Sedangkan, kualitas hasil pekerjaan terkesan asal – asalan dan terdapat dibeberapa titik badan irigasi yang belum genap setahun sudak mengalami kerusakan berat (Ambruk). Sementara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Meri Miardi, terkait persoalan tersebut “Bungkam”. (Toding Sugara)

Pos terkait