Kepala BPBD PALI “Junaidi Anuar” Membantah Kabar Bakal Ada Penetapan Tersangka

  • Whatsapp

LINGGAUUPDATE.COM —BEREDARNYA kabar akan ada penetapan tersangka atas dugaan korupsi dalam pembangunan dinding pengaman sungai (Turap), pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sedang ditangani Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Kabar menyeruak, itu langsung dibantah keras oleh Kepala BPBD Kabupaten PALI, Junaidi Anuar.

Menurut dia, informasi beredar adanya dugaan korupsi terhadap pembangunan dinding pengaman sungai (Turap) proyek dibiayai melalui anggaran tahun 2020 pada BPBD Kabupaten PALI sebesar Rp.12 milyar semua itu tidak benar.

“Apa, yang disampaikan semua tidak ada sama sekali,” ujar pesan singkat Kepala BPBD Kabupaten PALI, Junaidi Anuar, Jum’at (24/9/2021).

Sebelumnya disampaikan, Ardi, selaku penyidik yang menangani perkara tersebut di Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kamis (23/9) tidak bida memberikan tanggapan atas kasus pembangunan dinding pengaman sungai (Turap), dirinya menyarankan langsung berkoordinasi saja ke KASUBDIT.

“Biar lebih jelas, silahkan berkoordinasi ke KASUBDIT atau melalui Humas,” terang, Ardi.
Sementara, terkait persoalan ini sampai berita dilansir Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol M Barly Ramadhani, belum berhasil dimintai tanggapan .

Diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI ditahun 2020 telah bekerjasama dan menunjuk PT. Ratri Sempana, sebagai pelaksana pembangunan dinding pengaman sungai (Turap) dan menelan biaya hampir sebesar Rp.12 milyar berasal dari Hibah BNPB dengan panjang Turap sekitar 297 meter. (Toding Sugara)

Pos terkait