Ketua KPU Musi Rawas: ‘Saya Belum Tahu’

  • Whatsapp

MUSI RAWAS — Terkait  temuan  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Musi Rawas (Mura) atas dana hibah di KPU dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura. Belum diketahui Ketua KPU Musi Rawas, Anasta Tias.

Diungkapkan, Anasta Tias, melalui sambungan Selulernya dinomor.082218105xxx, mengatakan. Setahu dia, kalau ada pemeriksaan dan temuan BPK biasanya Sekretaris yang mengetahui bahkan sampai saat ini belum ada informasi tembusan ke KPU atas temuan itu.

“Saya, belum tahu soal temuan BPK, coba tanya langsung pada Sekretaris, selaku KPA,” ujar Ketua KPU Mura, Rabu (27/5).

Diterangkanya, untuk dana hibah ditahun 2019 ada dari dua sumber, yakni APBN dan APBD  Musi Rawas,diketahui hibah APBD Musi Rawas senilai 350 Juta Di APBD perubahan,sedangkan di APBD Induk Musi  Rawas tahun 2020 senilai Rp 45 Milyar.

“Untuk dana hibah  APBD Musi rawas senilai 320 juta dan tidak mengetahui peruntukan dana hibah tersebut, silahkan ke sekretaris, karena Sekretaris yang mengelolahnya,” jelas Anasta Tias.

Informasi, dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dinomor 14.A/LHP/XVIII.PLG/04/2020, tanggal 8 April 2020. Menunjukan, bahwa Sampai batas waktu yang sudah ditentukan, yaitu 10 Januari 2020, pihak KPU Musi Rawas belum menyampaikan Pertangunggjawaban atas pengunaan dana hibah dari Pemerintah Kabupten (Pemkab) Mura, senilai Rp 575 Juta.

Kondisi tersebut, tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah. Sementara
atas persoalan ini mengakibatkan ada potensi penyalahgunaan dana hibah. (Toding Sugara)

Pos terkait