Kontraktor Pembangunan Gedung IBS Siti Aisyah “Mangkir” Dari Panggilan Jaksa

  • Whatsapp

LUBUKLINGGAU | LINGGAUUPDATE.COM —SETELAH mangkir dari pemanggilan tim Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Lubuklinggau. Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Lubuklinggau, dalam waktu dekat ini akan melayangkah surat pemanggilan kepada pihak Kontraktor Pembangunan Gedung IBS Rumah Sakit Siti Aisyah, Jumat (14/6/2019).

Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus),
Muhammad Ikbal. SH, saat bincangi diruang kerjanya mengatakan. Sebelumnya tim Penyidik Pidsus Kejari Lubuklinggau sudah satu kali melakukan pemanggilan kepada pihak Kontraktor pelaksana Pembangunan Gedung Instalasi Bedah Sentral (IBS), tetapi sampai saat ini Kontraktor tersebut belum bisa memenuhi pemanggilan jaksa tanpa memberikan alasan tertentu.

“Dalam waktu dekat ini timya, akan menjadwal ulang pemanggilan kontrator tersebut. Apabila masih mangkir dari pemanggilan tim nya akan menurunkan ahli,” ujar Kasi Pidsus.

Lanjut Pidsus, sejauh ini pihaknya sudah dua kali melakukan pemeriksaan terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Yaitu, pak Mada, tidak menututup kemungkinan timnya juga akan memeriksa pihak pihak yang terlibat.

“Penyidiknya, masih terus mendalami persoalan ini untuk melakukan pemeriksaan untuk mengungkap apakah ada temuan yang dapat merugikan negara,” tegas Ikbal.

Informasi dihimpun, dalam data Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) Perwakilan Sumsel tahun 2018, bahwa Proyek Pembangunan Gedung IBS dikerjakan oleh PT. RSP berdasar nomor kontrak 027/37/KONTRAK/RSSA/2017 tanggal 11 September 2017 dengan nilai kontrak Rp.19.005.709.000. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 110 hari kalender sejak tanggal 11 September 2017.

Berdasar hasil pemeriksaan fisik hingga tanggal 9 April 2019, gedung IBS berlantai 2 tersebut belum dapat digunakan karena masih terdapat pekerjaan fisik yang sedang dikerjakan baik dilantai satu (1) maupun dilantai dua (2). Anehnya lagi PPK belum mengenakan sanksi denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sebesar 1,4 Miliar. (TIM)

Pos terkait