Laporan Keuangan BLUD UPT BKPSDM Tidak Informatif

  • Whatsapp

LINGGAU UPDATE — Berdasarkan Laporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) UPT Badan Kepegawaian Dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Lubuklinggau menunjukan bahwa laporan keuangan belum lengkap atau belum sesuai standar akutansi pemerintahan (SAP).Laporan keuangan tersebut belum menyajikan laporan realisasi anggaran (LRA) ,Laporan perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) dan Laporan Arus Kas (LAK).

Permaslahan tersebut mengakibatkan Laporan Keuangan BLUD UPT BKPSDM tidak informatif.
Hal tersebut disebabkan oleh kepala UPT BKPSDM tidak mematuhi ketentuan dalam penyusunan laporan keuangan BLUD.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Lubuklinggau , Yulita Anggraini dikonfimasi terkait anggaran BLUD UPT BKPSDM dengan nilai anggaran Rp 2,5 Milyar tetapi terealisasi Rp 7,9 Milyar mengatakan BLUD merupakan mandiri dan tidak menerima anggaran dari pemerintah kota.
“BLUD itu mandiri, tidak menerima anggaran dari pemkot, BLUD ditarget realisasi PAD 2,5 M serta tercapai target realisasi 7,9 M”,katanya

Kepala BKPSDM menyangkal apabila temuan BPK menyatakan bahwa laporan keuangan BLUD tidak sesuai atau diyakini.
“saya tidak pernah dpt opini dr BPK seperti itu. krn utk opini Pemkot Linggau itu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),klo ada salah satu OPD dapat opini seperti itu, tidak mungkin kita dpt WTP”,ujarnya
Kepala BKPSDM juga menyarankan untuk mempertanyakan ke inspektorat selaku APIP kota.
“cb d cross check ke Inspektorat selaku APIP kota”, sarannya

Sementara itu,menurut data yang diketahui , bahwa BKPSDM Kota Lubuklinggau pada tahun anggaran 2019 pada program peningkatan kompetensi aparatur diantaranya untuk operasional BLUD dengan nilai Anggaran sebesar Rp 2.500.000.00 yang terealisasi Rp 7.900.943.424 atau 316,04 Persen.(pgt)

Pos terkait