Malaga Antar “Siska Brout” Ke Penjara

  • Whatsapp

LUBUKLINGGAU —- Dunia maya dan masyarakat di Kota Lubuklinggau kembali di hebohkan dengan tewasnya Muhammad Ipung Effendi alias Ipung (60) warga Kelurahan Taba Jemekeh Kota Lubuklinggau 23 Agustus 2019 yang lalu.

Ipung salon di temukan oleh karyawanya saat hendak bekerja di salon milik Ipung yang beralamatkan di Jalan Yosudarso Kota Lubuklunggau dengan kondisi bersimbah darah dan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Berselang setelah beberapa hari gegernya informasi meninggalnya Ipung Salon ,Warga Kota Lubuklinggau kembali dihebohkan dengan diamankanya Anton Apriyanto (38) alias Wahap atau yang lebih di kenal oleh warga Kota Lubuklinggau dengan nama Siska Sarangheyo yang belakangan ini sempat heboh di jagat maya karena tingkah laku kocaknya .

Rasa tidak percaya maayarakat dan dunia maya atas perbuatan Siska Sarangheyo atau Anton Aprianto ini yang tega menghabisi nyawa Ipung secara keji ini.

Setelah pihak Kepolisian Polres Kota Lubuklinggau mendalami dan melakukan penyelidikan serta bekerjsa siang dan malam akhirnya pada 26 Agustus 2019 pihak Kepolisian Polres Kota Lubuklinggau mengamankan Siska Sarangheo di duga terlibat kasus pembunuhan Ipung Salon.

Siska Sarangheo yang dandananya menor dengan lipstik mera merona dan bedak putih di wajah ini dan sering berjoget has Sarangheo Brout ini dan banyak penggemar di dunia ini ,siapa sangka menjadi ganas dan akhirnya membunuh ini .

Tidak lain dan tidak bukan masalahnya sangat sepeleh yakni ucapan sakit hati di bilang Kere atau miskin banyak gaya .nah dari ucapan korban itulah yang membuat Siska Sarangheyo menjadi tersinggung dan berniat menghabisi nyawa korban ,ini di ketahui saat awak media mewancarai Siska alias Arianto atau Wahab ini ,Rabu 28 Agustus 2019 di halaman Mapores Kota Lubuklinggau saat gelar Press Rilis.

Siska mengatakan sebelum dirinya mengahbisi nyawa korban dirinya ,merasa galau dan sakit hati atas perkataaan yang di lemparkan korban di muka umum sehingga di malam itu sebelum berangkat keruko tempat tinggal korban dirinya yang saat
Itu sedang galau minum minuman beralkohol merek Malaga (minuman keras) .

Dengan pengaruh minuman inilah tampa rasa takut lagi mengahabisi nyawa korban
Namun Siska Saranghyeo mendapat ganjaran atas perbuatanya dengan ancaman pembunuhan yang di sertakan perencanaan hukuman 20 Tahun Penjara .

Namun penyeselanlah yang selalu datang di akhir cerita ,sebab kata penyesalan lah yang terungkap oleh s
Siska saat di wawancara awak media ,”Ya menyesal sudah melakukan pembunuhan dan di akhir ceritanya “Untuk para Netizen saya mohon maaf atas kejadian ini ,sebab saat kejadian saya sedang Mabok Malaga ,sekali lagi saya mohon maaf ,”ucapnya .

Sementara itu,Kapolres Kota Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono saat press rilis mengatakan untuk saat ini kita sudah mengamankan satu tersangka atau pelaku pembunuhan atas nama Aprianto alias Wahab alias Siska .

Kemudian untuk modus oprandinya sendiri pelaku ini mengajak kedua rekanya yang saat ini DPO untuk melakukan pembunuhan di rumah korban dengan cara korban di bius dulu setelah pingsan dan tidak sadarkan diri barulah korban di hantam pakai batu dan setelah itu di tusuk .

Untuk luka tusukanya sendiri ,ada 8 luka tusuk ,6 di bagian perut dan 2 di bagian leher dan satu luka akibat benturan benda tumpul atau batu yakni di kepala .

Kemudian motipnya sakit hati dan kronologi penangkapan kita menggunkan penyelidikan manual dan ITE kita ,setelah dua hari dan tiga hari penyelidikan ada beberapa nama yang kita curigai ,namun setelah tiga hari mengerucutlah satu nama yakni Siska alias Aprianto alias Wahab dari nama tersebut kita amankan yang kita sangka pelaku tunggal ternyata ada pelaku lain .
Untuk saat ini kedua pelaku rekanya Siska ini masih buron dan semoga dua pelaku ini bisa cepat di tangkap
.
Untuk BB nya saat ini kita sudah ada batu dua buah ,seutas tali ,2 gembok,satu setel pakian korban dan pelaku ini dapat diamankan Senin 26 /8 2019 dan setelah kita amankan pelaku dan di introgasi ternyata benar pelaku ini yang melakukan pembunuhan tersebut .

Selanjutnya untuk pasal yang di sangkakan pelaku ini di kenakan pasal 338 junto 340 KUHP ancamanya 20 Tahun Penjara ,”pungkasnya.(MR Gondrong)

Pos terkait