Miliaran Rupiah BLUD RSUD Muratara Diduga Disalahgunakan, Direktur DL

  • Whatsapp

MURATARA | LINGGAUUPDATE.COM – Dengan nilai yang sangat fantastis, BLUD RSUD Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) disinyalir sarat dengan penyimpangan. Hal tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) Tahun anggaran 2018.

Berdasarkan LHP BPK Nomor: 28.A/LHP/XVIII.PLG/05/2019. Atas hasil pemeriksaan terhadap kas Bendahara Pengeluaran BLUD dan dokumen pertanggungjawaban belanja BLUD RSUD Rupit, diketahui terdapat pengeluaran kas tidak dapat dipertanggungjawabkan sebesar Rp623 juta, belanja tidak dapat diyakini kewajarannya sebesar Rp3,6 miliar dan PPh Pasal 21 sebesar Rp17 juta belum disetorkan ke Kas Negara.

Hal tersebut disebabkan Direktur RSUD Rupit, Kepala Subbagian Tata Usaha BLUD selaku Pejabat Penatausahaan Keuangan BLUD, PPTK dan Bendahara Pengeluaran BLUD tidak mematuhi ketentuan tentang pertanggungjawaban belanja BLUD.

Permasalahan itu mengakibatkan kerugian daerah sebesar 623 juta, belanja tidak dapat diyakini kewajaran nya sebesar 3,6 miliar serta kekurangan penerimaan Negara atas Pph Pasal 21 yang belum disetorkan sebesar 17 juta.

Atas permasalahan tersebut, Bupati Musi Rawas Utara sependapat dengan hasil pemeriksaan BPK dan akan menindaklanjuti sesuai rekomendasi.

Sementara itu, Herlina selaku Direktur RSUD Rupit tidak dapat memberikan komentar atas LHP BPK dengan alasan bahwa di rinya saat ini sedang Dinas Luar (DL).

“maaf bisa mas ke kantor saja supaya bisa saya klarifikasi, berhubung saya lagi ada DL dan besok kita ketemu di hari senin. terima kasih mohon di maklumi,” ujar nya singkat.(TIM)

Pos terkait