Oknum Dinkes Mura “Disinyalir” Dapat Jatah Proyek Puskesmas

  • Whatsapp

MUSI RAWAS | LINGGAUUPDATE.COM –Sembilan (9) dari Proyek Pembangunan Puskesmas tahun anggaran 2018, di Kabupaten Musirawas “Disinyalir” ada Oknum Dinkes Murah dapat jatah proyek Puskesmas, Sabtu (6/7/2019).

Informasi dihimpun, dari sumber tepercaya saat dibincangi mengatakan. Bahwa dari sembilan pembangunan puskesmas saat itu terdapat beberapa proyek puskesmas yang diduga jatah milik oknum Dinskes Mura, sedangkan untuk pelaksanaanya oknum tersebut bekerjasama dengan mengatasnamakan pihak perusahaan sebagai pemenang tender.

“Setahu saya, Puskesmas yang dibangun di Kecamatan BTS ULU, itu Proyek jatah milik oknum Dinkes sendiri,” ungkap sumber yang namanya tidak mau disebutkan.

Selain itu, terkait Sembilan proyek pembangunan puskemas di Musirawas, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kesehatan tahun anggaran 2018 dengan total dana sekitar Rp 52 milyar. Sebagaimana diketahui juga bermasalah dan jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Adapun dalam Laporan Hasil Pemeriksaan, atau LHP BPK RI Perwakilan Sumsel di Nomor : 88. A/S-HP/XVIII.PLG/12/18, dengan Prihal: Hasil Pemeriksaan atas Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018 pada Pemerintah Kabupaten Musirawas di Muara Beliti, yang bersifat Rahasia.

Dalam Audit LHP BPK, menyebutkan bahwa Proses Perencanaan Kegiatan Pembangunan Puskesmas di Musi Rawas tidak cermat. Selain itu terdapat Kekurangan Volume Pekerjaan Pembangunan Puskesmas pada Dinas Kesehatan Musirawas senilai Rp 247 juta. Serta terjadi Keterlambatan Penyelesaian Sembilan Paket Pekerjaan Pembangunan Puskesmas pada Dinkes Mura yang belum dikenakan denda minimal sebesar Rp 213 juta.

Sedangkan, untuk Penanganan Penyelesaian Kontrak atas Pekerjaan Pembangunan Puskesmas Kelingi IV/C pada Dinas Kesehatan Musirawas juga belum sesuai ketentuaan. Sedangkan untuk Biaya Pekerjaan Jasa Konsultan Perencanaan Pembangunan di Sembilan Puskesmas pada Dinas Kesehatan Musirawas, terjadi kelebihan pembayaran senilai Rp 375 juta.

Sementara, sampai berita ini ditayangkan pihak Dinas Kesehatan Musirawas belum berhasil ditemui untuk di Wawancarai, (Toding Sugara).

Bersambung…

Pos terkait