PEMKAB Musi Rawas Tidak Mengetahui Adanya Dana “Kompensasi” Dari PT. SRMD Rp 6,5 Milyar

  • Whatsapp

MUSI RAWAS | LINGGAUUPDATE.COM —Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas tidak mengetahui adanya semacam dana “Kompensasi” atas Perjanjian untuk pengunaan jalan dari PT. Seleraya Merangin Dua (SRMD), senilai Rp.6,5 milyar. Untuk biaya Peningkatan dan Perewatan jalan, Sabtu (28/12/2019).

Pasalnya, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) selaku Kas Daerah (Kasda) Musi Rawas tidak pernah menerima laporan maupun koordinasi dari dinas manapun, terkait adanya pendapatan dana atas Pemakaian jalan milik Pemkab Musi Rawas dari investor perusahaan di daerah.

“Saya, sejak Menjabat Kepala BPKAD Musi Rawas tidak pernah melihat MOU atau Dasar Hukum atas Pemakain jalan, sehingga BPKAD tidak pernah mencatat dana itu”. Diterangkan, Zulkifly Idris, setahu dirinya persoalan dana semacam kompensasi pemakian jalan dari investor. “Setahu saya, kalau tidak salah itu ada di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Musi Rawas dan itu biasanya dikelola oleh mereka”, terang Kepala BPKAD Musi Rawas.

Sementara, Kepala Dinas PU Bina Marga Musi Rawas melalui Sekretarisnya, Azhari didampingi Kabid Teknik Pu Bina Marga, Alawiyah, mengatakan. Dinasya tidak pernah mengeluarkan rekomendasi atau izin untuk Pemakaian jalan terhadap Perusahaan mana saja. Lanjutnya, setahu dia, biasanya untuk izin atas pemakian jalan itu tupoksinya Dinas Perhubungan.

“Jangankan menerima, Satu Rupiah Dinas PU Bina Marga tidak tahu soal adanya dana kompensasi atas pemakaian jalan dari Perusahaan yang ada di Musi Rawas,” ucap Sekretaris Dinas PU Bina Marga.

Sementara itu, Kepala Dishub Musi Rawas, Adi Winata, melalui Lansiran pemberitaan online Media detikpristiwa. com, membeberkan setiap tahun pihak PT. Seleraya Merangin Dua (SRMD) talah mengeluarkan anggaran untuk biaya Peningkatan dan Perawatan Jalan milik Pemkab Musi Rawas senilai Rp.6,5 milyar, mulai dari Simpang Semambang hingga ke SP. 9 yang telah dilakukan perawatan.

“Pemeliharaan jalan yang dilakukan PT. SRMD itu sejak dari tahun 2015 hingga 2018”, dijelaskan Kadishub Musi Rawas. Pembiayaan itu, antaranya tertuang dalam Kesepakatan atas Perjanjiaan kerjasama pemanfaatan jalan untuk pengangkutan minyak mentah milik PT. SRMD yang beroperasi dari Belani (Rawas Ilir) ke Fasilitas Bongkar Muat atau FBM (BTS ULU). “Kesepakatan itu melanjutkan yang sudah ada ditahun 2015, dan Kesepakatan itu ditandatangani langsung Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan, bersama Direktur PT. SRMD, Shong Zhizong, bertempat di Hotel Santika Bogor, Jawa Barat”.

Sementara untuk ruas jalan dari SP. 9, hingga Simpang Jene disepakati mulai ditingkatkan tahun 2019 hingga 2020, ungkap Adi Winata. (Toding Sugara)

Pos terkait