Penanganan Sampah Yang Dikerjakan DLH Musirawas Diduga Kurang Volume

  • Whatsapp

MUSI RAWAS |  LINGGAUUPDATE .COM —
Penanganan sampah pada pasar tradisional di Kabupaten Musi Rawas yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Musi Rawas, dikeluhkan para pedagang.

Pasalnya operasional penangan sampah yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup tidak jelas waktu pengangkutan nya, sehingga sampah yang ada di Pasar tersebut menumpuk hingga berhari – hari bahkan mencapai berminggu – minggu.

Seperti diungkapkan Umar salah satu pedagang di pasar tradisional Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas mengatakan pengangkutan sampah yang berada di pasar tempat nya mencari nafkah itu baru angkut atau dibersihkan setelah selama satu minggu menumpuk.

“Kalau Disini, di Megang Sakti satu kali dalam satu minggu dan hanya satu mobil yang beroperasi mengangkut sampah,” ujar Umar kepada Wartawan.

Disisi lain, Sarinah salah satu pedagang di Pasar O Purwodadi, menjelaskan bahwasanya pengakutan sampah di lokasi tersebut tidak jelas waktu nya.

“kalau disini kadang tiga kali, kadang juga dua kali dalam satu minggu,” ungkap Sarinah.

Sementara hal senada juga diungkapkan oleh Joko pedagang di Pasar B Tugumulyo yang menyampaikan kepada Wartawan untuk operasional pengangkutan sampah dilokasi tempat dirinya berjualan, hanya dilakukan setiap 3 hari sekali.

“disini 3 kali sehari, kadang lebih juga,” kata Joko.

Diketahui terruang di dalam RUP LKPP pada tahun 2019 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Musi Rawas telah menganggarkan kegiatan operasional penanganan persampahan dengan nilai anggaran sebesar 258 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terindikasi kegiatan ini terjadi penyimpangan diduga telah terjadi pengurangan Volume. (Darmawi)

Pos terkait