Penjelasan “Yalasri” Tidak Singkron

  • Whatsapp

LINGGAUUPDATE.COM — KETERANGAN dan data Penyediaan “Hibah” atau Belanja barang akan diserahkan ke masyarakat atau pihak Ketiga berbeda, Rabu (23/9).

Sebelumnya disampaikan, Yalasri, mantan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) pada 13 Proyek berupa pekerjaan fisik hasil tahun anggaran 2018 total anggaran sekitar Rp 3 milyar mengatakan, bangunan untuk masyarakat sudah diserahkan semua oleh Dinas terkait.

” Waktu menyerahkan saya tidak hadir, tapi saya tahu,” ujar PPK.

Sementara, dalam LHP BPK Perwakilan Provinsi Sumsel dinomor.33./LHP/XVIII/PLG/06/2020, tanggal 15 Juni 2020. Menyebutkan, tertulis ada Persediaan barang belum diserahkan oleh Dinas Pendidikan Muratara, yaitu berupa bangunan pekerjaan fisik hasil tahun anggaran 2018 dengan nilai rupiah sekitar Rp. 3 milyar kepada Masyarakat.

Diungkapkan PPK, bahwa LHP itu Audit lama ada kesalahan administrasi, semua bantuan, “Hibah” barang sudah selesai tidak seperti disebutkan dalam LHP.

“Kalimat dalam LHP keliru. Akui, dirinya minta ke BPK dirubah”, pungkasnya.

Diketahui, belum diserahkan dikarenakan masih menunggu penyerahan akhir atau Final Hand Over (FHO). (Toding Sugara)

Pos terkait