Pertanggungjawaban Belanja MAKMIN Dinsos Muratara “Fiktif”

  • Whatsapp

MURATARA | LINGGAUUPDATE.COM  – Belanja Makan Minum pada Dinas Sosial diduga fiktif dan Mark Up. Hal tersebut tertuang pada Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) tahun anggaran 2018.

Tertuang didalam LHP BPK Nomor: 28.A/LHP/XVIII.PLG/05/2019. berdasarkan dokumen pertangungjawaban Belanja Makan Minum pada Dinas Sosial diketahui biaya makan minum kegiatan digunakan untuk pembelian nasi kotak dan snack di rumah makan CEK IK Muara Rupit untuk delapan kegiatan.

Salah satunya untuk biaya makan minum Kegiatan Pelaksanaan KIE Konseling dan Kampanye Sosial bagi PMKS sebesar Rp49.950.000,00 berdasarkan surat pesanan Nomor 900/34/order/Dinsos/2018 tanggal 3 April 2018.

Berdasarkan konfirmasi kepada pemilik rumah makan CEK IK yang dituangkan ke dalam Berita Acara Konfirmasi Nomor 02/terinci/ LKPD/04/2018 tanggal 24 April 2019 diketahui belanja nasi kotak untuk Kegiatan Pelaksanaan KIE Konseling dan Kampanye Sosial bagi PMKS di Dinas Sosial tidak sebanyak 3.150 kotak seperti yang tertera pada dokumen pertaanggungjawaban, melainkan hanya sebanyak 1.000 kotak.
Rumah makan CEK IK per hari tidak pernah menerima pesanan nasi kotak diatas 1.000 kotak, sehingga terdapat kelebihan pertanggungjawaban sebanyak 2.150 kotak atau sebesar Rp32.250.000,00.

Berdasarkan konfirmasi kepada PPTK tanggal 29 April 2019 diketahui PPTK mengakui bahwa biaya makan minum yang menggunakan nota rumah makan CEK IK dipertanggungjawabkan lebih besar dari sebenarnya.

Atas permasalahan tersebut, Bupati Musi Rawas Utara sependapat dengan hasil pemeriksaan BPK dan akan menindaklanjuti sesuai rekomendasi.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muratara, H. Zainal Arifin belum dapat dihubungi hingga berita ini ditayangkan.

(TIM)

Pos terkait