Piala Kajari Cup Sukses,Binter Juara

  • Whatsapp

LUBUKLINGGAU | LINGGAUUPDATE.COM — Sebanyak 150 burung merpati dari 25 komunitas burung merpati ikuti lomba adu ketangkasan merpati kolong bebas Piala Kajari Cup di lapak BBM Lubuklinggau,Minggu (25/8/2019).

Dalam Perlombaan ini, Burung Merpati yang diberi nama Binter dengan seorang joki bernama Bibo dan pemiliknya bernama Apek berhasil menjadi Juara Pertama Dan mendapatkan hadiah satu unit motor Honda Revo ,Piagam dan Tropi.

Kajari Lubuklinggau Hj. Zairida SH,M.Hum menjelaskan adu ketangkasan burung merpati  merupakan hal yang positif dan dapat bermanfaat bagi para pencinta burung merpati.

“Banyak komunitas merpati yang ada di Musi Rawas, Lubuklinggau, Muratara, Jambi, dan palembang sehingga kami mengadakan adu ketangkasan merpati kolong,”kata Kajari Lubuklinggau

Kajari menambahkan saat ini masyarakat  umumnya belum banyak mengenal manfaat adu ketangkasan,karena burung merpati tak pernah ikar janji.

“Ada segelintir orang mem pelesetkan bahwa adu ketangkasan ada yang dipakai untuk hal yang Negatif ,”tambahnya

Selain itu dikatakannya, adu ketangkasan merpati, merupakan cara Kejaksaan Negeri untuk mensosialisasikan bahwa jaksa dekat terhadap masyarakat. Merpati merupakan hewan yang cerdas, merpati tidak mempunyai asrat kebencian dan tidak perna menyimpan dendam.

Melalui lomba ini terangnya, kejaksaan menyapa masyarakat mengenalkan program dan hukum kepada masyakat bahwa jaksa itu sahabatnya masyarakat.

“Ditambah lagi peningkatan pendapatan bagi peternak merpati, sebab dengan banyak komunitas banyak yang ingin membeli merpati dan memeliharanya,”ungkapnya.

Dan tujuan lain selain yang disampaikan Kajari adalah untuk mengajak komunitas didaerah lain datang mengunjungi wisata di lubuklinggau.

Sementara itu,Walikota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe dalam sambutannya mengatakan event ini sudah pernah diadakan di beberapa daerah termasuk di Lubuklinggau yang waktu itu diprakarsai oleh Dandim 0406 dan Walikota juga menyarankan untuk mendaftarkan komunitas ini kepada asosiasi burung merpati,agar mendapatkan apresiasi dalam setiap sertififikasinya .

“Kalau perlu jumlah pesertanya lebih banyak lagi bisa dan datang dari luar daerah, sehingga orang tertarik untuk datang ke Lubuklinggau,”jelasnya.

 

 

(zal)

 

Pos terkait