PPTK RKB Disinyalir “Nyambi” Borong

  • Whatsapp

LINGGAU UPDATE — KASI Kelembagaan dan Sarana Prasarana Dikdas di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Musirawas (Mura), Khoiril, bertindak sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Penambahan ruang kelas baru (RKB) disinyalir.”Nyambi”, jadi pemborong mobiler.

Dinas Pendidikan Musirawas, melalui dana alokasi khusus (DAK) Tahun anggaran 2020 telah mengalokasikan kegiatan penambahan ruang kelas sekolah senilai Rp.2,8 milyar dan terealisasi Rp.2,6 milyar atau sebesar 93,98 persen kepada 7 Sekolahan.

Anggaran tersebut, terbagi menjadi tujuh (7) paket Penambahan RKB dengan dana bervariasi sesuai teknis dikerjakan oleh Sekolahan itu sendiri dalam metode Swakelola. Informasi dihimpun dari sumber tepercaya mengatakan. Masing-masing Sekolahan mendapatkan penambahan RKB tahun lalu, juga menerima Mobiler berupa Meja dan kursi belajar dengan anggaran sekitar satu milyar.

“Sekolahan yang dapat RKB, juga dapat mobiler”. Lanjut dia, sesuai teknis dan aturan dua paket tersebut dilaksanakan secara Swakelola dikerjakan oleh Sekolahan itu sendiri dan diakomodir melalui PPTK, Pak Khoiril.

“Mestinya, mobiler itu dikerjakan pihak Sekolahan. Tetapi, sebaliknya dikerjakan PPTK itu sendiri nyambi borong,” terang sumber LinggauUpdate.Com.


Terkait, persoalan ini Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Dikdas, Khoiril, sewaktu ditemui diruang kerjanya untuk dimintai tanggapan, Jum’at (18/6/2020) sedang tidak berada tempat. “Pak, Khoiril, sedang keluar ada acara dengan pihak Koperasi,” ujar stap satu kantor diruangnya. (Toding Sugara)

Pos terkait