Proyek Jalan Rp.10 Milyar di Muratara, Bungkam “Rekanan” Jadi Atensi Kejati Sumsel

  • Whatsapp


LINGGAU UPDATE — TERKAIT, kerusakan berat pada Proyek jalan Desa Ketapat Bening di Kec.Rawas Ilir (Muratara) senilai Rp.10 milyar, menjadi perhatian serius Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) di Palembang. Pasalnya, kualitas bangunan jalan hasil pekerjaan PT.Innevo Karya Andesindo, menjadi pembahasan Jaksa penyidik, Selasa (25/5/2021).

Hal ini, Diungkapkan oleh Jaksa Penyidik di Kejati Sumsel kepada Media LinggauUpdate.Com. Menurut dia, viralnya kerusakan berat pada badan jalan yang belum setahun dibangun menelan biaya sekitar Rp.10 milyar yang baru-baru ini menyita perhatian publik. Membuat, pihak Kejaksaan Tinggi di Bidang Tindak Pidana Khusus melakukan diskusi mengenai penyebab kerusakan jalan, terutama menyangkut pihak Ketiga.

“Terkait, Proyek Jalan di Rawas Ilir Penyidik sudah diskusi. Tinggal, menunggu hasil telaah guna proses penyelidikan,” tegas Jaksa tidak mau ditulis nama.

Permasalahan kerusakan parah, terhadap Jalan baru dibangun senilai Rp.10 milyar ini. Akhirnya, mengundang Lembaga cukup terkenal di Kota Palembang, yaitu Perwakilan Maki (Masyarakat Anti Korupsi) melaporkan kegiatan tersebut kepihak Kejaksaan Tinggi Sumsel.

“Itu, merupakan Proyek gagal kontruksi. Yang, berpotensi korupsi”. Dengan, itu Maki telah melapor ke Kejati Sumsel, dan Bila dilihat besarnya biaya dikelurkan untuk Pembamgunan jalan di Desa Ketapat Bening, tidak menutup kemungkinan ada pengelembungan harga, dalam pemeriksaan pihak Kejati ditemukan kami akan monitor sejauh mana penanganan atas perkara ini.”Jika fakta, dan bukti kerugian ditemukan. Kami, akan mendesak Kejati Sumsel memberikan efek jera kepada Dinas terkait, dan Kontraktor ditindak,” tegas Koordinator Maki Sumsel, Boni Belitong.

Sementara, atas kejadian tersebut pihak Perusahaan PT.Innevo Karya Andesindo, Kiki Sanjaya, sebagai Pemenang lelang atas Proyek jalan di Desa Ketapat Bening, terkesan menghindar dari pertanyaan diajukan awak media, “Bungkam”.

Penganggaran, atas Perbaikan Jalan Desa Ketapat Bening di Kec.Rawas Ilir dikelolah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muratara, senilai Rp.10 milyar. Ternyata, dibiayai dari APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2020, dan Kegiatan di Alokasikan dalam bentuk Bantuan Gubernur atau Bangub sesuai janji Gubernur saat berkunjung ke Desa itu. (Toding Sugara)

Pos terkait