Saldo “Utang” PUBM Mura Tak Seimbang

  • Whatsapp

MUSI RAWAS — SEDIKIT saja, terdapat perbedaan angka pasti akan berdampak besar pada neraca keuangan, sehingga tak seimbang.***

Sampai, dengan pemeriksaan berakhir Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) RI, Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel), belum dapat penjelasan dari Dinas PU Bina Marga Musi Rawas. Atas ditemukanya, Perbedaan utang dilaporan keuangan (LK) tahun 2018 pada Penganggaran utang dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) dengan DPA-Perubahan.

“LK Rp 1,934 Milyar, di DPA dan DPA-P, sekitar Rp 2, Milyar, dan terdapat Selisih Rp 130 Juta”.

Perbedaan, diatas dituangkan BPK dalam Hasil Audiet atas Laporan Keuangan Pemkab Mura Tahun Anggaran 2019, di Nomor: 14.A/LHP/XVIII
.PLG/04/2020 dan Nomor 14.C/LHP/XVI1I.PLG/04/2020 tanggal 8 April 2020.

Diketahui, perbedaan antara LK dengan DPA dan DPA Peubahan pada Dinas PU Bina Marga Mura, diperuntukan sebagai dasar pembayaran utang kepada pihak rekanan.

Persoalan ini, disebabkan oleh Pejabat Penatausahaan Keuangan OPD terkait tidak melaksanakan verifikasi utang jangka pendek lainnya, secara lengkap dengan didukung data dan dokumen yang memadai.

Sampai berita ini dilansir, Kepala Dinas PU Bina Marga Mura, Hazari, saat ditemui dikantornya, Rabu (3/6) sedang tidak berada ditempat.

“Pak Kadis, sedang keluar kemungkinan besok baru ngantor lagi,” ujar Staf Penjaga depan.(Toding Sugara)

Pos terkait