Siapa Oknum Penikmat Uang Rp.10 Milyar, Anggaran BUMD Mura..?

  • Whatsapp

MUSI RAWAS | LINGGAUUPDATE.COM —Menjadi Pertanyaan besar, siapa Oknum peningkmat uang sekitar Rp.10 milyar, atas Penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Musirawas (Pemkab Mura) kepada Dua Perusahaan Badan Usaha Milik Daerah atau BUMD…?, Senin (2/9/2019).

Sebab, sejak tahun 2013 sampai tahun 2018, untuk Pernyertaan modal dari Pemkab Musirawas yang dilontarkan ke Dua BUMD itu secara bertahap melalui Bank SumselBabel dengan jumlah kisaran Rp 10 milyar. Diketahui, sampai saat ini belum menyampaiakan pernah Pertangunggjawaban atas pengelolaan dana tersebut.

Adapun perusahaan yang dimaksud, seperti Perusahaan PD Mura Makmur (PD MM) beserta Perusahaan PD Mura Energi (PD ME) yang beralamat di Jalan Yus Sudarso, Kota Lubuklinggau.

Sisi lain, dari modal yang sudah disalurkan Pemkab Mura hanya sia – sia, sebab Dua BUMD tersebut tidak memberikan manfaat dan tidak termonitor, serta tidak terlaporkan secara memadai. Sehingga mengakibatkan tujuan dari Penderiaan Perusahaan PD MM dan PD ME tidak tercapai, selain itu untuk Dua BUMD terancam dibubarkan.

Informasi ini dihimpun, dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera selatan, dengan Nomor: 24.A/LHP/XVIII.PLG/05/2019, pada Tanggal 17 Mei 2019. Menyebutkan, persoalan ini disebabkan SEKDA atau Sekretaris Daerah Musirawas kurang mengawasi atas Pengendaliaan pengelolaan dua BUMD tersebut.

Atas permasalahan tersebut, Bupati Mura menyatakan sependapat dengan hasil pemeriksaan dan akan ditindaklanjuti sesuai rekomendasi BPK.

Sementara, sampai berita ini diterbikan Sekretaris Daerah (SEKDA) Musirawas, EC Priscodesi, belum berhasil ditemui untuk di Wawancarai, begitu juga Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Musirawas. Zulkifly Idris, sewaktu ditemui dikantornya sedang tidak berada ditempat atau Dinas Luar.

“Kepala BPKAD, sedang Dinas Luar (DL),” ujar Staf nya. (Toding Sugara)

Pos terkait