Tanah Hibah ‘Lenyap’

  • Whatsapp

LINGGAUUPDATE.COM — BARU kali ini Pendapatan yang SAH berupa hibah tanah senilai Rp.1,7 milyar “Lenyap” alias tidak diketahui.

Pemkab Muratara, ditahun 2019 melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disprindakop) Muratara telah menerima hibah dari masyarakat berupa tanah senilai Rp.1,7 milyar. Tetapi, tanpa alasan yang jelas pendapatan tersebut tidak diakui.

Menurut, oknum Kepala Dinas di Muratara yang tidak mau ditulis nama mengatakan, sangat miris dan tidak masuk akal dapat hibah tetapi tidak diakui, soal tanah hibah itu sangat riskan ada permainan tukar guling

“Tanah jadi temuan. Akuinya, potensi yang
terjadi ada uang peganti sesuai nominal atas nama pemberi hibah yang belum tentu diterimanya”. Lanjut dia, permainan itu sudah sering terjadi, bahkan.”Dinas, itu tidak tahu ada hibah dan tanahnya sulit dicatat,” ungkap Kadis, Jum’at (14/8).

Pernyataan, Kadis Disprindakop Muratara, dilansiran sebelumnya, Syamsu Anwar,
membantah keras.”Dinasnya, tidak pernah terima hibah tanah dari masyarakat, dan tidak benar”. Sementara, pendapatan yang sah berupa tanah juga tidak diketahui oleh
Kabig Anggaran pada Badan Keuangan Daerah (BKD) Muratara, Izhar Rusdi.”Saya, tidak tahu soal pendapatan itu dibagian bidang aset,”timpalnya.

Sama hal-nya, Kabid Aset BKD Muratara,
Rijaludin, juga tidak mengetahui masalah tanah tersebut.”Itu- kan, pendapatan ada dibidang anggaran sebab sudah tugasnya, dan saya tidak tahu,” jelasnya. (Toding Sugara)

Pos terkait