Warga Minta Polres Mura Selidiki Dugaan Korupsi DD Sukamana

  • Whatsapp

MUSI RAWAS — WARGA Desa Sukamana, Kecamatan STL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas (Mura), meminta pihak Kepolisian Resor Polres Mura melakukan penyelidikan dugaan atas korupsi dana desa (DD) tahun 2019 senilai Rp 1,7 milyar yang terjadi di desa mereka.

Pasalnya, penggunaan dana desa di masa kepemimpinanKepala Desa (Kades) Oma Irama, diduga banyak tidak dilaksanakan, diantaranya Penyelengaraan ditingkat desa dananya sekitar Rp 35 juta dan Pemberdayaan masyarakat senilai Rp 333 juta, serta biaya untuk Pembinaan kemasyarakatan senilai Rp 171 juta, juga tidak dilaksanakan.

“Kami, minta penyidik Tipikor Polres Mura segera periksa. Karena uang desa disalahgunakan,” pinta AH, didampingi warga Sukamana, saat kepada Media online LinggauUpdate.com di Muara Beliti, Kamis (14/5).

Begitu juga, pembangunan yang dibiaya dari DD didesanya, perlu dicurigai seperti Jalan menuju pemakaman dan Jalan beton ada kemungkinan terjadi dugaan Tumpang tindih dari bangunan lain, sebab tidak pernah ada pemasangan tanda plank dari mana alokasi bangunan tersebut, dan tidak diketahui masyarakat karena sejak pak Kades Menjabat tidak transparan dan terkesan ada yang ditutupi

“Selain tidak sesuai, Proyek bersumber anggaran tahun 2019 itu tidak diketahui besaran biaya dan sumber dananya”. Dijelaskan, AH baru – baru ini didesanya terdapat juga bangunan PAMSIMAS yang sampak saat ini tidak berpungsi sebab.” Mesin pompa disimpan dirumah pak Kades, begitu juga semua bantuan alat pertanian”, ujarnya.

Ditambahkanya, sedangkan untuk Badan Usaha Desa (Bumdes) sudah sejak lama tidak ada didesanya dan terkait masalah tersebut, kami masyarakat Sukamana merasa diakal akali oleh Pak Kades.

“Malah sebaliknya, penikmat bantuan dari pemerintah itu rata – rata keluarga pak Kades,” katanya.

Sampai berita dilansir, terkait persoalan ini Kepala Desa (Kades) Sukamana, Kec. STL Ulu Terwas, Oma Irama, berlum berhasil diwawancarai. (Toding Sugara)

Pos terkait