Wowww..!! Diduga Pengadaan Pakaian “Kuras” Anggaran Lebih Satu Miliar

  • Whatsapp

MUSIRAWAS | LINGGAUUPDATE.COM —Fantastis, kata ini cocok untuk mengungkapkan rasa heran, pasalnya Diduga Pemerintah Kabupaten Musi Rawas melalui bagian Perlengkapan mengaalokasikan anggaran untuk belanja pakaian saja lebih dari Satu Miliar.

Berdasarkan data dokumen anggaran tahun 2018, Diduga pada Bagian Perlengkapan Setda Kabupaten Musi Rawas mengalokasikan dua jenis kegiatan yang kedua kegiatan tersebut diperuntukan pengadaan pakain dan atributnya kedua kegiatan tersebut yaitu kegiatan Pengadaan Pakaian Hari – Hari Tertentu dengan nilai anggaran Rp.480.970.000,- (Empat Ratus Delapan Puluh Juta Sembilan Ratus Tujuh Puluh Juta Rupiah) dengan rincian belanja kegiatan belanja pegawai Rp.3.850.000,- dan Belanja Barang dan Jasa sebesarRp.475.120.000,-. Belanja barang dan Jasa dalam kegiatan ini terdiri dari belanja pakaian adat daerah untuk 71 kepala OPD dengan harga Rp.2.500.000/Stel dan Belanja Pakaian adat Kepala Daerah dan Muspida sebanyak 10 stell dengan harga Rp.5.500.000,-/stell. Untuk belanja pakai adat tersebut menggelontorkan anggaran sebesar Rp.232,5 juta. Selanjutnya terdapat juga belanja pakaian batik tradisional dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp.243 Juta yang terdiri dari masing – masing 81 stell batik tradisional pria dan wanita dengan harga Rp.1.500.000,-/stel.

Selanjutnya terdapat kegiatan Peningkatan Disiplin Apratur yang menguras anggaran Rp.618.470.000,-(Enam Ratus Delapan Belas Juta Rupiah Empat Ratus Tujuh Puluh Ribu Rupiah) yang dirinci dalam turunan kegiatan untuk belanja pakaian dinas dan perlengkapannya menghabiskan anggaran Rp.137.500 000,- dengan rincian dua stel pakaian harian sipil bupati dengan harga Rp.16.550 000/stelnya, Dua Stel pakaian harin sipil Wakil Bupati dengan harga per stelnya sebesar Rp.14.500.000,-. Ada juga belanja pakaian ajudan bupati sebanyak enam stel dengan harga setiap stelnya mencapai Rp.1.250 000,- dan enam stel pakaian ajudan wakil bupati dengan harga Rp.1.050.000 setiap stelnya, selain itu juga terdapat belanja 14 stel pakaian sopir bupati dan wakil bupati yang setiap stelnya berharga Rp.850 000,-. Selain belanjan ini Juga terdapat belanja pakaian sipil lengkap bupati sebanyak dua stel yang harga setiap stelnya mencapai Rp.6 juta dan dua stel pakaian sipil lengkap Wabup dengan harga Rp.5,5 juta setiap stelnya.

Sementara untuk pakaian PDH bupati dua stel bernilai Rp.12 juta dan pakaian PDH Wabup sebanyak dua stel dengan nilai Rp.10 Juta. Diketahui estimasi kalkulasi penggaran untuk belanja pakaian tersebut menguras anggaran mencapai Rp.1.099.440.000,- (Satu Miliar Sembilan Puluh Sembilan Juta Empat Ratus Empat Puluh Ribu Rupiah).

Menanggapi adanya dugaan belanja pakaian yang bernilai fantastis tersebut,Aktivis peduli Kebijakan dan pembangunan daerah Andi L, mengaku sangat terkejut dan heran. Sebab srlain bernilai jumbo untuk hanya pengadaan pakaian kalkulasi harga setiap stell pakain tersebut dinilai sangat mahal, kalau anggaran ini benar adanya tentu ini mengundang tanya dan kecurigaan publik.

” Hanya untuk pengadaan pakaian saja dalam satu tahun menghabiskan anggaran lebih dari Satu Miliar, Ini oerlu ditelisik lebih jauh Publik rasanya dibuat heran dan susah untuk percaya, terlebih lagi harganya sangat fantastis,” Tegasnya Heran.

Untuk itu, kedepan dirinya akan berupaya untuk mengungkap kebenaran dari pelaksanaaan kegiatan ini,sebab ada banyak kecurigaan dan dugaan kegiatan ini tidak sesuai dari ketentuannya, misalnya apakan benar harga semahal itu,apakah benar yang di terima itu satuannya stell untuk setiap penerima. Bisa saja Hanya baju saja yang diterima artinya satuan stellnya itu diragukan juga.

” Saya akan mencari validasi dan akurasi dari pelaksanaan kegiatan pengadaan pakaian ini,Apabila nanti ditemukan indikasi dan dugaan yang tidak sesuai atau janggal, tentu tidak segan untuk melaporkan dugasn penyimpangan kegiatan ini kepada penegak hukum,”tandas aktivis style kepala pelontos ini.(Tim)

Pos terkait