Zairida: Masih Mendalami Keterlibatan “Meftha Jhoni”

  • Whatsapp

MUSI RAWAS | LINGGAUUPDATE.COM –KEPALA KEJAKSAAN Negeri (Kajari) Kota Lubuklinggau, Zairida, bersama pihaknya masih terus mendalami dan memproses dugaan atas pungutan Rp 2 juta. Pada kegitan Acara “Berkah” tahun 2019, guna mengungkap kebenaran sejauh mana keterlibatan “Meftha Jhoni” mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kabupaten Musirawas, Selasa (21/7/2019).

Zairida, membenarkan adanya limpahan laporan dari ASPIDSUS Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Sumatera selatan, terkait dugaan pungutan di setiap Desa di Kabupaten Musirawas sebesar Rp 2 juta, untuk Acara “Berkah” yang terindikasi menyeret salah satu oknum DPMD Musirawas. Lanjut dia, sejauh ini pihaknya terus mengungkap kebenaranya untuk mencari tahu apakah benar mantan Kepala DPMD Musirawas terlibat.

“Masih kita dalami, dan bila dalam prosesnya ada keterlibatan. Meftha Jhoni, maka status persoalan ini juga bisa ditingkatkan ketahap selanjutnya,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

Bedasarkan pantauan, atas persoalan ini tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, diketahui bahwa belum lama ini sudah melakukan pemanggilan terhadap beberapa oknum Pejabat di DPMD Musirawas, diantaranya. Mantan Kepala PMD Musirawas, Meftha Jhoni, dan Sekretaris PMD Musirawas, serta ada juga oknum lainya. (Toding Sugara)

Pos terkait